Kebutuhan dan Kehidupan Sosial Anak dengan Kepribadian Introver

Gayuh Tri Pinjungwati04 Agu 2020, 11:45 WIB
anak introver

Fimela.com, Jakarta Sebagian orang mungkin tidak dapat mengatasi introversi, sehingga orang dewasa yang memiliki kepribadian introver dahulunya adalah anak-anak dengan kepribadian introver. Berlawanan dengan pendapat umum, para introver bukanlah orang-orang antisosial, juga bukan penyendiri yang tidak memiliki teman yang kurang memiliki keterampilan sosial. Mereka hanya memiliki kebutuhan dan preferensi sosial seperti berikut ini.

Preferensi Sosial

Introver membutuhkan banyak ruang pribadi. Mereka suka berada di kamar sendirian dengan pintu tertutup dan mereka yang tidak mengerti introver percaya bahwa keinginan untuk menyendiri ini adalah tanda seseorang mengalami depresi. Namun, bagi introver perilaku ini adalah hal yang normal. Berada di sekitar orang lain akan melelahkan bagi mereka, sehingga mereka perlu waktu sendirian untuk mendapatkan kembali energi mereka. Sendirian juga memberikan mereka kesempatan untuk berpikir dan memikirkan berbagai hal tanpa gangguan. Introver tidak dapat menikmati pesta besar dan jika mereka harus menghadiri pesta, mereka cenderung suka menghabiskan waktu hanya dengan satu atau dua orang untuk berbincang.

Kegiatan yang Disukai

Introver menikmati aktivitas yang bisa mereka lakukan sendiri atau bersama beberapa orang lainnya. Maka, tidak mengherankan bahwa begitu banyak anak-anak dengan kepribadian introver senang membaca. Mereka juga cenderung lebih menyukai kegiatan yang memungkinkan ekpresi kreatif, seperti penulis kreatif, musik dan seni. Anak-anak dengan kepribadian introver juga menikmati permainan yang tenang dan imajinatif. Ketika diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan atau permainan kelompok, para introver lebih memilih untuk mundur dan menonton sebelum mereka bergabung. Banyak orang melihat ini sebagai rasa malu, tetapi ternyata tidak. Mereka merasa lebih nyaman dengan situasi yang akrab bagi mereka dan mereka hanya mencoba untuk menjadi terbiasa dengan aktivitas sebelum mereka bergabung.

Perilaku Sosial

anak introver
Ilustrasi/copyrightshutterstock/ANURAK PONGPATIMET

Orang introver cenderung pendiam. Mereka tidak suka menjadi pusat perhatian, meskipun perhatiannya positif. Tidak mengherankan jika introver tidak menyombongkan prestasi dan pengetahuan mereka. Anak-anak introver cenderung menyembunyikan kemampuan mereka.

Interaksi Sosial

Sementara introver tampaknya kurang keterampilan sosial atau antisosial, tetapi itu tidaklah benar. Gaya interaksi mereka sangat berbeda dari gaya orang ekstrover. Mereka cenderung lebih banyak mendengarkan daripada berbicara dan mereka adalah pendengat yang baik. Mereka penuh perhatian dan akan melakukan kontak mata dengan orang yang mengajaknya bebicara. Mereka tidak menyukai obrolan ringan dan lebih suka mengatakan apa pun selain sesuatu yang mereka anggap tidak penting. Meskipun introver tenang, mereka akan berbicara tanpa henti jika mereka tertarik pada topik pembicaraan. Mereka juga tidak suka diganggu ketika mereka berbicara atau ketika mereka sedang mengerjakan suatu pekerjaan.

Ekspresi Verbal

anak menulis
Ilustrasi/copyrightshutterstock/MIA Studio

Jika diberi pilihan, introver lebih suka mengekspresikan ide-ide mereka secara tertulis daripada berbicara. Ketika mereka berbicara mereka perlu waktu untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan. Kadang-kadang mereka bahkan merasa perlu untuk secara mental melatih apa yang ingin mereka katakan sebelum melakukannya. Kebutuhan untuk berpikir sebelum berbicara sering mengakibatkan introver menjadi lambat untuk menanggapi pertanyaan atau keomntar.

Emosi dan Respons Emosional

Introver menjadi kehilangan energi setelah menghabiskan waktu bersama orang lain, terutama orrang baru. Mereka tidak suka tempat-tempat yang ramai dan anak-anak introver bahkan bisa menjadi penggerutu dan mudah tersinggung jika merasa sudah terlalu lama berada di dekat banyak orang. Bahkan ketika introver menikmati peseta atau aktivitas, mereka bisa merasa energinya terkuras. Para orangtua sering mengajak dan mengikut sertakan anak-anak introver untuk mengikuti berbagai kegiatan untuk membantu mereka meningkatkan keterampilan sosial. Introver juga mengalami kesulitan berbagi perasaan mereka dan merasa sangat malu dengan kesalahan di depan publik.

Meskipun mereka terlihat pendiam dan pemalu, atau bahkan sebagian besar orang menganggap bahwa introver adalah antisosial, itu tidaklah benar. Mereka tentu memiliki cara sendiri untuk melakukan sosialiasasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓