5 Cara Mencegah Masalah Pencernaan Bayi

Novi Nadya07 Agu 2020, 18:00 WIB
Bayi menangis

Fimela.com, Jakarta Bayi belum bisa mengeluhkan apa yang dirasakan, satu-satunya cara adalah menangis. Namun jika menangis berjam-jam dan tampak bergoyang-goyang seperti perutnya sakit, bisa jadi bersumber dari masalah pencernaannya.

Melansir dari tummycalm, Konsultan Laktasi Bersertifikat Michelle Roth memberikan lima cara mencegah masalah pencernaan bayi, berikut di antaranya;

 

Lebih Sering Menyusui

Menghisap ASI dapat menenangkan bayi paling rewel sekalipun. Jika melihat BAB bayi berwarna hijau dan berair, bisa jadi ia mendapatkan terlalu banyak ASI encer yang menyebabkan kelebihan laktosa pada sistemnya. Lebih sering menyusui akan meningkatkan asupan lemaknya dan sedikit memperlambat pencernaannya untuk membantu tubuhnya mengonversi laktosa menjadi nutrisi yang dapat digunakan.

 

 

Atur Posisi Makan atau Menyusui

tips menyusui
Tips agar produksi ASI lancar dan banyak./Copyright shutterstock.com/g/Kiwis

Biasakan menyusui dalam posisi tegak atau di atas tubuh ibu saat ibu berbaring. Memastikan bayi tetap tegak selama setengah jam setelah menyusui juga disarankan untuk berjaga jika tiba-tiba ia tersedak. Posisi tegak juga membantunya lebih sering bersendawa untuk meringankan ketidaknyamanan dalam pencernaannya.

 

 

Pijat dengan lembut perut bayi  

Pijat Bayi
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

 

Bantu juga memijat perutnya dengan lembut untuk menghilangkan gas dan membuat pencernaannya terasa lebih baik. Hal ini juga membantunya BAB secara rutin. Jika perlu panggil terapis yang mengetahui titik-titik tekanan pijat alami yang berkaitan dengan pencernaan di perut bayi.

 

 

Miliki waktu tengurap

Pijatan Bayi
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Tekanan yang didapatkan bayi pada saat tengkurap membantu pencernaannya serta membuat lebih nyaman. Luangkan waktu tengkurap secara rutin, baringkan bayi di lantai di atas selimut dan letakkan beberapa mainan di dekatnya.

Tengkurap juga mengurangi risiko plagiocephalyatau tengkorak yang rata dengan konsekuensi neurologis serta memicu perkemabngan sistem muskuloskeletal. Namun saat bayi tidur pastikan untuk terjaga dalam posisi telentang.

 

 

Mempelajari pijat bayi

Memijat bayi
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Alexander_Safonov

Mempelajari keterampilan pijat perut pada bayi dapat membantu ibu mengatasi gangguan pencernaan. Michelle Roth membagikan rutinitas "I Love You' dengan gerakan sebagai berikut 

Baringkan bayi dan gunakan tangan kanan untuk memberi tekanan lembut pada tubuh bayi dari selangkangan ke tulang rusuk di sisi kiri tubuh bayi (seperti huruf I). Kembali ke pangkal paha dan pijat sampai ke tulang rusuk dan ke seluruh perut (huruf L terbalik). Lalu kembali ke titik awal dan pijat sampai ke tulang rusuk, melintasi perut dan turun ke sisi kanan pangkal paha (U terbalik). 

Pijatan ILU ini mengikuti jalur usus besar dan bekerja mengeluarkan gas dari tubuh bayi dan membantu pengosongan lambung.

Beberapa ibu juga khawatir jika makanan yang dikonsumsinya membuat bayi alergi lewat ASI. Dan protein susu sapi menjadi penyebab nomor satu. 

"Ibu dapat menghilangkan sumber makanan tersebut dari dietnya. Dan diperlukan waktu dua atau tiga minggu untuk menghilangkan zat tersebut dari tubuh," ujar Michelle Roth.

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓