Kisah Haru Seorang Ayah Memberikan Dukungan untuk Anaknya yang Tengah Melawan Penyakit Kanker

Gayuh Tri Pinjungwati28 Sep 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 28 Sep 2020, 11:15 WIB
anak sakit

Fimela.com, Jakarta Leukimia merupakan kanker jaringan pembentuk darah tubuh, termasuk sumsum tulang belakang dan sistem limfatik. Ada banyak jenis leukemia, beberapa bentuk leukemia sering terjadi pada anak-anak. Leukimia biasanya melibatkan sel darah putih. Sel darah putih adalah penangkal infeksi yang ampuh, ini biasanya tumbuh dan membelah secara teratur, sesuai kebutuhan tubuh.

Namun, pada penderita lekukimia, sumsum tulang menghasilkan sel darah putih abnormal, yang tidak berfungsi dengan baik. Perawatan leukemia bisa jadi komplek, tergantung dari jenis dan faktor lainnya. Bahkan sebagian dari penderita mungkin akan menjalani kemo terapi. Seperti berita baru-baru ini, seorang anak tengah berjuang melawan kanker leukemia dan menjalani kemo terapi. Sang ayah hanya bisa memberikan semangat dibalik jendela ruang perawatan.

Melansir dari people.com (28/9), Seorang ayah di Texas menunjukkan kepada putranya bahwa dia akan melakukan apa saja untuk membuatnya tersenyum saat dia berjuang melawan kanker. Chuck Yielding telah menghibur sang anak di rumah sakit Children’s Medical Center di Fort Worth sejak putranya yang berusia 14 tahun yang bernama Aiden mulai menjalani kemoterapi awal tahun ini.

Sang ayah menari-nari, ide itu datang kepadaya ketika Aiden didagnosis menderita leukemia limfositik akut pada awal pandemi virus corona, tetapi pembatasan rumah sakit hanya mengizinkan satu orangtua untuk menemaninya selama perawatan.

Rela Melakukan Apa Saja Agar Sang Anak Bahagia

Anak sakit
Ilustrasi/copyrightshutterstock/kdshutterman

Setiap selasa, Aiden menjalani kemoterapi di sebuah klinik untuk pengobatan kanker dan ditemani oleh ibunya, Lori yang bekerja di rumah sakit tersebut. Sementara itu, di luar di tempat parkir, Chuck mencari jendela terdekat dan kemudian menunggu dengan sabar sampai anaknya bisa pergi ke sebuha ruangan di mana dia bisa melihat ayahnya.

Ketika Aiden melihat sang ayah membuat pesta dansa sendiri tanpa musik dari lantai tiga di bawah. Terkadang Aiden ikut bersenang-senang dari rumah sakit. Meniru gerakan tarian ayahnya saat Lori merekam momen manis itu. Selain membangkitkan semangat putranya, Lori mengatakan bahwa tarian itu membuktikan bagaimana tidak ada yang bisa menghalangi cinta dan dukungan keluarga mereka satu sama lain. Yieldings telah membuat grup Facebook bernama “ALL in for Aiden”. Mereka akan mendokumentasikan perkembangan dan pembaruan tentang kondisi dari Aiden. Grup tersebut memiliki 900 anggota.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓