Sukses

Parenting

Faktanya, Banyak Orangtua Kesulitan Membimbing Anak Belajar

Fimela.com, Jakarta Keterlibatan orangtua dalam pendidikan adalah tentang orangtua dan pengasuh, sekolah dan komunitas yang bekerja bersama untuk memastikan bhawa setiap orangtua dapat memainkan peran positif dalam pembelajaran anak, komunitas sekolah, olahraga dan kehidupan sosial.

Penelitian telah menunjukkan bhawa ketika sekolah dan keluarga bekerja sama, anak-anak berprestasi baik, lebih terlibat dengan pekerjaan sekolah mereka, pergi ke sekolah dengan rutin, berperilaku lebih baik dan memiliki keterampilan sosial yang lebih baik. Tetapi terkadang, sebagian anak mungkin sulit mendapatkan dorongan atau bantuan dari orangtua mereka. Seperti berita baru-baru ini, menurut survei sebagian besar orang Amerika tidak dapat membantu anak mereka dalam mengajarkan beberapa pelajaran setelah anak menginjak kelas 6.

Melansir dari foxnews.com (1/10), rata-rata orang dewasa Amerika tidak berpikir mereka akan menjadi guru terbaik untuk anak mereka setelah sekolah menengah pertama, ini berdasarkan survei terhadap 2.000 orang tua anak usia sekolah di AS.

Mongoose dan USA BMX Foundation bermitra untuk pendapat tersebut, dengan rata-rata responden melaporkan bahwa 42% peserta mengaku merasa kesulitan dalam mengajarkan matematika kepada anak di tingkat kelasnya masing-masing sementara 35% mengatakan hal yang sama tentang kurikulum sains.

Banyak Orangtua Tidak Begitu Paham dengan Pelajaran Sains dan Matematika

Kembali ke masa sekolah mereka sendiri, lebih dari setengah responden melaporkan bahwa mereka menganggap matematika itu menantang, sementara 4-10 berusaha untuk mempelajari sains. Mengenai pelajaran yang harus diketahui, satu dari lima mengatakan mereka tidak yakin tentang rumus untuk menghitung kecepatan, sementara hanya 36% yang sangat yakin dalam mencantumkan keliling dan diameter pada diagram lingkaran.

Karena pandemic virus corona telah mengubah tahun ajaran bagi jutaan siswa, 62% orangtua mengatakan mereka khawatir bahwa kelas jarak jauh dan belajar melalui daring akan menghalangi peluang langsung untuk mempelajari mata pelajaran STEM (Science, Technplogy, Engineering and Mathematics).

Terlepas dari model pendidikan anak, 72% orangtua mengatakan bahwa mereka siap untuk dengan sabar belajar lebih banyak tentang matematika dan sains bersama dengan anak mereka, untuk mendorong kepercayaan diri anak mereka selama tahun ajaran yang tidak biasa ini.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading