Dua Orang Bocah Kembalikan Tas Miliki Seorang Perempuan yang Hilang 3 Tahun yang Lalu

Gayuh Tri Pinjungwati23 Okt 2020, 15:45 WIB
Diperbarui 23 Okt 2020, 15:45 WIB
anak-anak

Fimela.com, Jakarta Sebagai makhluk sosial kita hidup berdampingan dan saling membutuhkan satu sama lain. Memiliki keterampilan untuk saling membantu diperlukan dalam kehidupan sosial. Menolong dapat berbentuk apa pun, baik material, dukungan emosional dan bantuan fisik. Ini dapat diajarkan pada anak usia dini yang akan bermanfaat untuk kehidupan jangka panjangnya kelak. Seperti kisah dari anak berikut, seorang anak mengembalikan dompet seorang perempuan yang mungkin telah dicuri orang lain.

Melansir dari people.com (23/10), dua anak laki-laki di Nebraska dipuji karena melakukan hal yang benar setelah mereka menemukan dompet milik seorang perempuan yang dicuri di dekat sungai dan keluar dari jalan mereka untuk mengembalikan kepada pemiliknya.

Mallory Pittman-Morris mengatakan dia tidak pernah menyangka akan dipersatukan kembali dengan tasnya setelah seseorang menghancurkan jendela mobilnya dan mencurinya tiga tahun lalu ketika dia sedang menonton putranya bermain sepak bola. Ketika itu, dua siswa kelas empat, Eli Rempe dan Sam Yarpe, muncul di depan pintunya Minggu sore sambil memegang dompet yang sama, dia benar-benar terpesona.

Saat itu Pattiman Morris mengatakan bahwa dia mungkin tidak akan menemukan dompet itu lagi. Dia juga mengatakan kepada kedua anak tersebut bahwa ta situ hilang selama 3 tahun. Sebelumnya pada hari itu, Rempe dan Yarpe mengatakan bahwa mereka sedang bermain di dekat sungai Papillion Soccer Fields di Papillion ketika mereka menemukan tas tersebut.

Kedua Anak Itu Tulus Membantu

anak
Ilustrasi/copyrightshutterstock/ Anastasia Shilova

Saat itu kedua anak tersebut dengan ada di sungai kecil yang dipikir bagus untuk jalan-jalan, tetapi mereka menemukan tas tersebut. Morris mengingat bahwa tas tersebut berisi beberapa kartu kredit dan hadiah kecil. Dan sungai tersebut tidak terlalu jauh dari tempat mobil Pittaman-Morris rusak bertahun-tahun yang lalu.

Meski tidak memiliki uang tunai di tasnya saat itu, perempuan Papillion itu mengaku merasa rentan karena selama ini ada orang yang memiliki barang-barangnya. Ia sangat kahwatir bahwa seseorang memiliki identitasnya dan menggunakannya.

Setelah anak laki-laki itu menemukan, mereka memutuskan untuk mengembalikannya dan mencari Pittman-Morris sehingga mereka dapat mengembalikan tas itu secara pribadi. Sebagai tanda penghargaan , Pittman-Morris memberi Yarpen dan Rempe beberapa permen. Tapi anak laki-laki itu mengatakan tindakan mereka tidak ada hubungannya dengan mendapatkan hadian dan semua yang harus dilakukan hanya dengan menjadi orang baik.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓