7 Cara Mendidik Anak Agar Pintar dan Kreatif

Anisha Saktian Putri30 Okt 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 30 Okt 2020, 15:00 WIB
Kegiatan Prakarya Bersama Anak

Fimela.com, Jakarta Setiap orang tua memiliki keinginan agar anak-anaknya menjadi sosok yang cerdas dan kreatif. Hal ini dikarenakan anak yang kreatfi akan lebih percaya diri, bersosialisasi, dan masa depan yang cerah.

Untuk itu, orang tua dapat mendorong kecerdasan dan kreativitas anak-anak dengan beberapa hal di bawah ini. Apa saja? Yuk simak ulasannya melansir, psychcentral.com.

1. Tentukan ruang untuk berkreasi

Mengukir ruang di mana anak bisa menjadi kreatif itu penting, kata Pam Allyn, direktur eksekutif Lit World dan Lit Life dan penulis banyak buku.

Ia mengatakan tak perlu ruang bermain yang mewah. Bisa memanfaatkan ruang keluarga untuk anak bermain seperti Lego atau puzzle. Allyn telah menyaksikan kreativitas tumbuh subur di ruang paling sempit, termasuk daerah kumuh Kenya. Kuncinya adalah agar anak merasa mereka memiliki kuasa atas ruang mereka, katanya. Atau bisa juga anak-anak diberikan buku bacaan untuk mengasah kreativitas dan kecerdasaannya

2. Buat sesederhana mungkin

Tidak perlu membuat permaian yaang rumit, Psikolog pendidikan anak Charlotte Reznick, Ph.D, menyarankan untuk menggunakan permainan dan aktivitas sederhana. Misalnya, dia bermain LEGO tak perlu serupa dengan contoh, biarkan imajinasinya membuat lego dalam bentuk yang ingin si kecil buat.

3. Berikan waktu luang

Lari dan Joging bersama anak
Credit: Shutterstock.

Penting juga untuk memberi anak waktu tidak terstruktur, kata Allyn. Habiskan beberapa jam di rumah tanpa aktivitas yang dijadwalkan, jadi anak bisa bermain-main dan bermain katanya.

4. Bantu anak mengaktifkan indra si kecil

Ekspos anak-anak ke dunia luar sehingga mereka dapat menggunakan semua indranya, menurut Reznick, yang juga merupakan profesor klinis psikologi di UCLA tak perlu perjalanan yang mahal atau rumit. Bawa mereka ke perpustakaan, museum, dan luar ruangan. Mintalah mereka membayangkan apa yang mereka lihat dan ceritakan.

5. Kembangkan pemikiran kritis

Ketika anak-anak bertambah besar, tanyakan kepada mereka bagaimana mereka mendekati masalah tertentu dan bagaimana mereka dapat melakukan sesuatu secara berbeda. Mintalah anak-anak bertukar pikiran tentang ide-ide mereka di atas kertas.

6. Jangan mengatur

Anak Menari
Credit: Shutterstock.

Anak-anak memiliki kemampuan bawaan yang luar biasa untuk menjadi kreatif saat mereka bermain sendiri dengan bebas, dan sayangnya, tindakan menjadi orang tua yang berlebihan mengurangi atau bahkan menghapus kemampuan bawaan itu.

Menurut Mike Lanza dari Playborhood.com dan penulis buku Playborhood yang akan datang. : Ubah Lingkungan menjadi Tempat Bermain. Jadi, penting untuk mencari tahu bagaimana memfasilitasi kreativitas anak tanpa mengaturnya.

7. Cukupi kebutuhan tidur si Kecil

Hal lain yang tak kalah penting agar anak pintar adalah waktu tidur yang cukup. Tidur bisa memengaruhi daya ingat, kreativitas, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Anak yang kurang tidur akan lebih sulit berkonsentrasi dan menyerap informasi. Anak usia prasekolah (4-6 tahun) perlu tidur sebanyak 11-13 jam per hari. Anak usia sekolah (7-12 tahun) perlu tidur 10-11 jam per hari.

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓