6 Kebiasaan Menjaga Kesehatan Ini Perlu Diajarkan Kepada Anak Sejak Dini

Gayuh Tri Pinjungwati19 Nov 2020, 16:15 WIB
Diperbarui 19 Nov 2020, 16:15 WIB
anak menjaga kebersihan

Fimela.com, Jakarta Penting untuk mulai mengajari anak kebiasaan sehat sedini mungkin. Namun, daripada sekadar memberi tahu anak cara merawat tubuhnya atau cara menjaga keamanan dirinya, penting untuk mengajari anak alasan di balik peraturan yang Mom buat.

Jika dia tumbuh dengan pemahaman mengapa kebiasaan ini penting dan menjadi seperti kebiasaan ini dapat mencegah penularan penyakit dan virus demi kesehatannya. Berikut beberapa kebiasaan sehat yang harus mulai Mom ajarkan kepada anak saat ia masih balita.

Mencuci Tangan

Tindakan sederhana mencuci tangan dapat menghindarkan anak  dan seluruh keluarga dari kuman yang dapat menyebabkan infeksi dan penyakit. Kebersihan yang baik adalah salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan setiap orang dalam keluarga. Mulailah menanamkan kebiasaan sehat ini dengan menjelaskan kepada si kecil mengapa mencuci tangan sangat penting.

Gunakan istilah sederhana yang akan mereka pahami. Katakan, “Mencuci tangan berarti kita membuang kotoran dan kuman yang bisa membuat kita sakit”. Selanjutnya, terapkan semua kesempatan di mana dia harus mencuci tangan, saat pulang dari bermain di luar, setelah mengelap ingus, dan sebelum makan. Terakhir, diskusikan teknik mencuci tangan dengan benar.

Menutup Mulut

Ajari si kecil cara menggunakan tisu, serta cara batuk dan bersin ke siku agar tidak menyebarkan kuman. Kecil kemungkinan balita benar-benar menutup mulutnya setiap kali dia batuk atau bersin, tetapi terus mengingatkannya untuk melakukannya. Mom juga bisa berlatih batuk di siku saat dia tidak sakit. Tunjukkan caranya dan dorong dia untuk berlatih. Kemudian, jika ia mengalami batuk, ingatkan si kecil.

Membuang Sampah

Anak membuang sampah
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Yaoinlove

Membiarkan si kecil meninggalkan tisu dan bungkusnya di meja terdekat untuk pergi bermain itu menjadi tugas Mom untuk mengingatkan mereka bahwa mereka harus membuang sampah pada tempatnya. Itu dapat menciptakan peluang lebih banyak kuman untuk menyebar. Ajari anak untuk membuang tisu dan sampah ke tempat sampah. Katakan padanya bahwa sampah bisa menyebarkan kuman.

Merawat Gigi

Sampai dia berusia sekitar delapan tahun, anak akan membutuhkan bantuan untuk membersihkan giginya dengan benar. Namun, Mom bisa membantunya membiasakan menggosok gigi dua kali sehari dan mempelajari langkah-langkahnya seperti membasahi sikat, meletakkan sedikit pasta gigi pada sikat gigi, gosokkan sigat pada gigi, kemudian bilas dengan air.

Menggunakan Tabir Surya

Anak menggunakan lotion
Ilustrasi/copyrightshutterstock/MIA Studio

Terlalu banyak sengatan matahari meningkatkan kemungkinan terkena kanker kulit di kemudian hari, jadi sangat penting bagi anak untuk menggunakan tabir surya saat menghabiskan waktu di luar. Tempat teduh, penutup, dan topi semuanya berperan dalam melindungi kulit dari sinar matahari, tetapi tidak ada yang berhasil seperti tabir surya, dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Jika Mom melihat sedikit warna merah muda, itu indikasi pertama bahwa si kecil terkena sengatan matahari. Jangan lupa oleskan tabir surya di telinga, hidung, bibir, dan kaki.

Melindungi Kepala

Penting bagi anak-anak untuk tumbuh dengan pemahaman tentang betapa pentingnya melindungi otak mereka. Dorong anak untuk mengenakan helm setiap kali dia mengendarai sepeda atau setiap kali dia melakukan sesuatu yang dapat menyebabkan cedera kepala. Bicara tentang melindungi otaknya. Katakan padanya bahwa penting untuk memastikan otaknya tetap sehat dan memukul kepalanya terlalu keras bisa melukai otaknya. Kemudian, ketika dia lebih besar, dia akan cenderung memakai helm saat dia bermain skateboard atau mengendarai kendaraan.

Berikut tadi beberapa hal yang perlu diajarkan kepada anak sejak dini untuk menjaga kesehatan mereka.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓