Faktanya, Masyarakat di Negara Ini Melakukan Belanja Jauh-jauh Hari Sebelum Perayaan Natal

Gayuh Tri Pinjungwati01 Des 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 01 Des 2020, 11:15 WIB
natal

Fimela.com, Jakarta Di masa pandemik seperti saat ini, banyak negara yang memberlakukan pembatasan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah angka penyebaran virus corona. Sejak kemunculan wabah ini, sebagian besar negara juga mengharuskan banyak orang tetap tinggal di rumah. Karena terlalu lama mereka menghabiskan banyak waktu di rumah, mereka memanfaatkan beberapa momen untuk berbelanja kado perayaan Natal. Seperti berita baru-baru ini, di Amerika sebagian besar orang melakukan belanja untuk Natal sebulan sebelum Desember.

Melansir dari people.com (1/12), berdasarkan survei, 6 dari 10 orang Amerika berharap untuk mendapatkan lebih banyak hadiah dari orang yang mereka cintai pada musim liburan dan perayaan Natal. Sebuah survei yang dilakukan terhadap 2.000 orang Amerika menemukan bahwa untuk membuat musim liburan ini lebih berkesan, banyak orang yang mulai belanja pada bulan September.

Studi yang dilakukan oleh OnePoll, melihat bagaimana orang Amerika melakukan belanja untuk keperluan Natal mereka selama tahun yang tidak biasa ini. Menurut hasil survei, semua kecuali 5% dari mereka yang disurvei berencana untuk memulai belanja liburan mereka sebelum Desember.

Karena akan ada penekanan yang lebih besar pada belanja online tahun ini, 71% mengatakan mereka berencana menghabiskan banyak waktu untuk menunggu penawaran dan diskon terbaik sebelum membeli apa pun. Sebagian besar mengatakan bahwa mereka berencana melakukan belanja di toko-toko besar yang mencakup semuanya untuk mengurangi berapa banyak perjalanan yang mereka lakukan.

Banyak Masyarakat yang Mengharpakan Kado Spesial dari Orang Tercinta

natal
Ilustrasi/copyrightshutterstock/gpointstudio

Sebagian besar responden merasa yakin bahwa mereka akan menemukan apa yang mereka butuhkan dengan berbelanja online, tetapi satu dari tiga 34% masih mengatakan bahwa mereka berencana untuk membeli setidaknya satu barang atau hadiah hanya di toko. Mayoritas setuju bahwa mereka berencana menggunakan layanan digital untuk mempermudah proses tersebut.

Tetapi sebagian dari mereka yang disurvei mengatakan, mereka secara khusus menabung untuk membuat liburan menjadi istimewa di tahun ini. Dalam survei ini juga menemukan bahwa rata-rata orang Amerika yang mengikuti survei, berencana menghabiskan $ 370 untuk membeli hadiah untuk orang yang mereka cintai.

Nah, kira-kira persiapan seperti apa yang dilakukan Sahabat Fimela untuk merayakan Natal di tahun 2020 yang penuh tidak kepastian ini?

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓