6 Tips Cerdas untuk Mengatur Berat Badan Anak Supaya Tidak Mengalami Obesitas

Gayuh Tri Pinjungwati10 Des 2020, 14:35 WIB
Diperbarui 10 Des 2020, 14:35 WIB
anak gemuk

Fimela.com, Jakarta Semakin banyak anak yang kelebihan berat badan, dan jika tidak ada intervensi, 80% dari mereka akan tetap kelebihan berat badan saat dewasa. Hal ini dapat membuat mereka berisiko mengalami banyak masalah medis, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan sleep apnea. Obesitas juga dapat mempengaruhi kepercayaan diri mereka

Meskipun kebanyakan anak tidak boleh menjalani diet yang sangat dibatasi, mengatur berat badan dengan pendekatan gabungan dari diet yang masuk akal dan olahraga teratur akan membantu mengontrol penambahan berat badan mereka seperti berikut ini.

Penyimpanan Energi dan Lemak

Ketika seseorang mengonsumsi lebih banyak makanan dan kalori daripada yang dibutuhkan oleh tubuh mereka, kelebihan kalori diubah menjadi lemak untuk disimpan. Sebaliknya, ketika seseorang mengonsumsi kalori lebih sedikit dari yang dibutuhkan oleh cadangan energi mereka, lemak tubuh mereka diubah menjadi energi untuk kalori yang dibutuhkan.

Seorang anak dapat menurunkan berat badan dengan makan lebih sedikit kalori setiap hari atau melakukan lebih banyak aktivitas sehingga tubuh mereka menggunakan lebih banyak kalori untuk menyediakan energi yang dibutuhkan. Bagaimanapun, lemak tubuh dibakar dan diubah menjadi energi, yang mengakibatkan penurunan berat badan.

Memotivasi Anak

Akan lebih mudah bagi anak untuk menurunkan berat badan jika mereka termotivasi untuk melakukannya. Mom dapat membantu anak menurunkan berat badan dengan membuat pilihan makanan yang sehat di rumah dan mendorong olahraga teratur serta aktivitas fisik. Salah satu cara terbaik untuk membuat mereka tetap termotivasi adalah dengan melibatkan seluruh keluarga secara aktif dalam proses makan yang lebih sehat dan berolahraga secara teratur.

Mengubah Kebiasaan

Gara-gara Nonton TV 1 Jam, Benarkah Anak Bisa Kegemukan?
Foto: www.scarymommy.com

Penting juga untuk mengubah perilaku yang menyebabkan anak kelebihan berat badan. Perilaku ini dapat mencegah penurunan berat badan atau mendorong berat badan untuk naik kembali. Perilaku yang perlu diubah yakni, membatasi untuk menonton televisi, kebiasaan makan camilan tidak sehat dan memilih untuk mengonsumsi makanan sehat, minum air yang cukup.

Meberikan dan Porsi yang Tepat

Tidak perlu menghitung kalori, tetapi Mom harus lebih memberikan edukasi tentang makanan yang dimakan dan berapa banyak kalori yang dikandungnya. Sebaiknya mulai rutin mengecek label nutrisi makanan yang dikonsumsi keluarga.

Mendorong Kebugaran

Bagian penting dari program penurunan berat badan atau manajemen berat badan adalah kebugaran secara teratur. Dorong anak untuk berpartisipasi dalam kelas pendidikan jasmani di sekolah dan ekstrakurikuler olahraga di sekolah atau di komunitas. Cobalah dan temukan aktivitas fisik yang disukai anak.

Jadilah Teladan yang Baik

Untuk membantu anak termotivasi untuk berolahraga dan makan dengan lebih sehat, sangat penting bagi Mom untuk memberi mereka gaya hidup sehat yang dapat mereka teladani dalam kehidupan mereka sendiri. Ini termasuk memiliki kebiasaan makan yang sehat dan berpartisipasi dalam program olahraga teratur. Juga, batasi berapa banyak waktu keluarga menonton televisi.

Nah, tetap perhatikan nutrisi yang dibutuhkan anak ya, Jangan sampai anak mengalami masalah kesehatan yang dapat mengganggu pertumbuhannya.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓