Memahami Pentingnya Apresiasi Orang tua dan Pemenuhan Nutrisi untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

Fimela Editor03 Mar 2021, 08:30 WIB
Diperbarui 03 Mar 2021, 08:30 WIB
Ilustrasi orang tua dan anak

Fimela.com, Jakarta Pada usia toodler dan prasekolah, perkembangan fungsi kognitif, sistem imun, serta pertumbuhan fisik anak terjadi secara pesat. Di waktu inilah diperlukan pendampingan penuh dari orang tua, serta pemenuhan kebutuhan psikososial dibutuhkan untuk mengoptimalkan pencapaian yang akan menjadi bekal masa depan anak, terutama dalam hal mengungkapkan apresiasi berupa rasa bangga.

Menurut Psikolog Klinis Ratih Ibrahim, M.M, rasa bangga dan apresiasi orang tua atas usaha dan proses belajar anak meningkatkan kualitas interaksi dan mengembangkan rasa percaya diri mereka, sehingga anak dapat melanjutkan langkah eksplorasinya.

“Rasa bangga dan apresiasi bunda atas usaha dan proses belajar si buah hati di setiap tahap perkembangannya sangatlah penting. Anak akan memiliki kualitas interaksi dengan bunda yang lebih baik, mengembangkan harga diri positif, lebih fokus dan gigih, serta percaya diri untuk melanjutkan langkah eksplorasinya. Dengan ini, si kecil dapat memiliki karakter anak Indonesia unggul yang berani, kompeten, kreatif, berempati tinggi dan berjiwa kepemimpinan. Selain itu, bunda juga akan semakin yakin bahwa dirinya mampu terus mendampingi buah hatinya,” jelas Ratih dalam konferensi pers virtual gerakan satu juta bunda bangga bersama Nestle Dancow Nutritods, Selasa (2/3).

Meisya Siregar, selaku Brand Ambassador NESTLÉ DANCOW Nutritods sekaligus ibu dari putranya yang bernama Bambang, juga mengaku bahwa dirinya selalu memberikan apresiasi atau pujian terhadap pencapaian sang buah hati. Menurutnya pemberian apresiasi kepada anak bisa meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri.

"Sekecil apapun pencapaian yang dilakukan sang anak, memberinya pujian akan meningkatkan semangat, keberanian, dan kepercayaan diri untuk sang buah hati ke depannya." terang Meisya.

 

 

Pentingnya pemenuhin nutrisi anak

Meisya Siregar, Brand Ambassador dari NESTLÉ DANCOW Nutritods bersama sang anak
Meisya Siregar, Brand Ambassador dari NESTLÉ DANCOW Nutritods bersama sang anak. Sumber foto: Document/NESTLE.

Selain pemenuhan kebutuhan psikososial, Dr. dr. Soedjatmiko Sp.A (K), M.Si, Konsultan Tumbuh Kembang Anak & Magister Psikologi Perkembangan, menuturkan kebutuhan biologis berupa nutrisi, stimulasi, dan proteksi juga harus dipenuhi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Untuk mendukung tumbuh kembang anak, hal terpenting yang harus bunda perhatikan adalah nutrisi, stimulasi, dan proteksi untuk anak di masa toodler atau pra sekolah," jelas Prof. Dr. dr. Soedjatmiko Sp.A (K), M.Si, Konsultan Tumbuh Kembang Anak & Magister Psikologi Perkembangan.

Menurut Soedjatmiko, protein dapat membantu membentuk struktur otak dan struktur kesehatan tubuh, dan stimulasi yang berfungsi merangsang fungsi-fungsi dari otaknya dan tubuh anak, sementara proteksi akan melindungi kesehatannya agar si kecil bisa bereksplorasi secara optimal.

"Tumbuh kembang anak akan optimal apabila ketiga hal tersebut dipenuhi, sehingga si kecil akan tumbuh menjadi cerdas, kreatif, inovatif, dan meningkatkan rasa percaya diri pada anak," ujarnya.

Namun, anak tidak hanya membutuhkan asupan energi dan zat gizi makro seperti protein dan lemak dari makanan, zat gizi mikro seperti iron, zinc, probiotik, dan prebiotik juga berperan penting sebagai perisai yang mendukung imunitas.

Program Bunda Bangga dari NÉSTLE DANCOW Nutritods

Program Bunda Bangga dari NÉSTLE DANCOW Nutritods
Program Bunda Bangga dari NÉSTLE DANCOW Nutritods. Sumber foto: Document/NESTLE.

“Guna bantu melindungi eksplorasi si buah hati di usia toddler dan prasekolah, tidak hanya dibutuhkan asupan energi dan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak dari makanan, namun zat gizi mikro seperti Vitamin C, D, Zat Besi, Zink, Probiotik seperti Lactobacillus Rhamnosus dan Prebiotik seperti serat pangan atau inulin yang berperan penting melindungi dan membantu menjaga daya tahan tubuh anak, sehingga anak bisa melanjutkan proses eksplorasinya secara maksimal dengan tubuh yang sehat.” ujar Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. Pakar Gizi Medik

Seperti salah satunya adalah zat besi. Saptawati menegaskan, kekurangan zat besi akan berisiko menghambat proses tumbuh kembangnya dan mengurangi kekebalan tubuhnya, sehingga anak akan mudah sakit.

Zat gizi tersebut bisa kamu dapatkan dari NESTLÉ DANCOW Nutritods, yang melanjutkan komitmennya sebagai mitra terpercaya bagi para orang tua untuk membantu memenuhi nutrisi buah hati melalui produk yang diformulasi khusus untuk anak Indonesia di usia toddler & prasekolah dengan 0gr Sukrosa yang dilengkapi Vitamin C, D, Iron, Zinc, serta Lactobacillus Rhamnosus, dan serat pangan.

Selain itu, NESTLÉ DANCOW Nutritods juga hadir melalui program Nutritods 101 Academy yang didukung oleh Nutritods Council Expert untuk mengasah stimulasi anak dan mengedukasi orang tua dalam menghadirkan lingkungan penuh cinta dalam masa tumbuh kembang.

"Program Bunda Bangga adalah sebuah inisiatif untuk menginspirasi Bunda di Indonesia, Melalui program ini, NÉSTLE DANCOW Nutritods mengundang para Bunda untuk mengekspresikan kebanggaanya kepada si Buah Hati dengan ikut serta dalam Gerakan 1 Juta Bunda Bangga, yang dapat dilakukan melalui https://www.dancow.co.id/dpc/bundabangga,” ungkap Pritha selaku VP Category Marketing Manager NESTLÉ DANCOW Susu Pertumbuhan.

*Penulis: Hilda.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓