7 Tips Puasa untuk Anak, Bantu Mereka Membiasakan Diri

Annissa Wulan13 Apr 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 13 Apr 2021, 14:00 WIB
Ilustrasi anak berpuasa

Fimela.com, Jakarta Bulan Ramadan selalu dianggap waktu spesial setiap tahun, terutama bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bagi kamu yang sudah menjadi orangtua dan memiliki anak, bukankah Bulan Ramadan semakin terasa istimewa, karena ini kesempatanmu mengajari mereka berpuasa.

Walaupun anak tidak diharuskan berpuasa sebelum mereka mencapai pubertas, tidak ada kata terlalu dini untuk mulai mempersiapkan mereka. Sejak usia anak 7 tahun, kamu bisa mendorong anak untuk berpuasa beberapa jam saja dalam sehari.

Dilansir dari havehalalwilltravel.com, berikut ini adalah beberapa tips puasa untuk anak. Kamu bisa membantu mereka membiasakan diri.

1. Latihan terus menerus

Ada banyak cara bagi anak untuk mencoba berpuasa. Entah membuat mereka bangun untuk sahur, sarapan larut malam, atau melewatkan sarapan sama sekali.

Ini akan memberi mereka nuansa rutinitas yang baru. Setelah terbiasa, anak dapat mulai puasa selama beberapa jam dalam sehari, yang dapat ditingkatkan secara bertahap saat mereka sudah merasa lebih nyaman, misalnya dari 3 jam menjadi 5 jam atau dari puasa setengah hari menjadi puasa sehari penuh.

2. Membuat pilihan makanan yang sehat

Anak membutuhkan asupan gizi dan nutrisi sepanjang hari. Saat kamu mempersiapkan makanan untuk mereka, pastikan memilih makanan dan camilan seimbang dan bergizi.

Kurangi asupan makanan asin dan manis, karena hanya akan meningkatkan rasa haus sepanjang hari. Makanan tinggi serat dan protein paling baik untuk membuat anak kenyang di sebagian besar waktu puasa, seperti susu, yogurt, nasi, kentang, dan sayur mayur.

 

 

3. Beri penghargaan atau hadiah

Ilustrasi anak berpuasa
Ilustrasi anak berpuasa. Sumber foto: unsplash.com/Charlein Gracia.

Beri anak sesuatu untuk mereka capai. Berapa hari sebaiknya mereka mencoba untuk puasa dalam seminggu atau berapa jam dalam sehari.

Setelah kamu menentukannya, beri mereka hadiah untuk setiap hal yang berhasil mereka capai. Seperti es krim di akhir pekan, agar di kemudian hari anak mau mencoba untuk puasa lagi.

4. Memperhatikan kemajuan mereka

Buatlah kalender sendiri untuk memperhatikan kemajuan anak, tempelkan di dinding yang bisa mereka lihat. Untuk setiap hari mereka berhasil menyelesaikan puasa dengan baik, beri tanda bintang atau stiker dan kata-kata penyemangat. Ini akan memberi anak rasa bangga atas upaya yang mereka lakukan dan mendorong mereka untuk melakukannya lebih sering.

5. Mempersiapkan puasa bersama

Baik itu bangun sahur atau membantu menyiapkan meja untuk berbuka puasa, libatkan anak dalam proses sehari-hari selama bulan puasa. Ini akan membantu anak mengerti tentang pentingnya bulan puasa, biarkan mereka terbiasa dengan rutinitas ini.

6. Ajari pentingnya puasa

Ilustrasi anak berpuasa
Ilustrasi anak berpuasa. Sumber foto: unsplash.com/Keren Fedida.

Penting bagi anak untuk memahami mengapa Ramadan penting bagi umat Islam dan mengapa semua orang berpuasa. Selain melibatkan anak saat sahur dan buka puasa, dorong mereka untuk membaca Al-Quran dan melakukan doa bersama.

7. Memberi contoh

Yang terpenting adalah memberi contoh. Anak memandangmu sebagai orangtua mereka, sebagai contoh untuk segalanya, tidak berbeda dengan puasa.

Mereka akan melakukan apa yang kamu lakukan dan berusaha keras untuk mencapai tujuan puasa yang lebih besar. Tunjukkan pada anak cara melakukan puasa dengan benar.

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓