Cara Mudah Membangunkan Anak yang Malas Sahur

Baiq Nurul Nahdiat19 Apr 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 19 Apr 2021, 13:15 WIB
ramadan anak sahur

Fimela.com, Jakarta Bagi anak-anak yang sedang belajar berpuasa, waktu sahur mungkin akan menjadi hal yang sangat asing mereka. Dan ini akan menjadi tantangan yang besar bagi orangtua untuk bisa membiasakan anak-anak agar disiplin makan sahur.

Sebab, sahur adalah komponen yang penting saat berpuasa, karena tidak hanya akan membuat puasa tahan lebih lama namun juga sangat diajurkan dalam agama dan mendapatkan pahala.

Jadi, berikut ini adalah beberapa tips untuk membiasakan anak-anak makan sahur. Ini dia tipsnya.

Memberikan Pemahaman

Walaupun anak-anak masih terbilang kecil, memberikan pemahaman yang jelas sedikit demi sedikit mengapa mereka harus melakukan sahur adalah hal yang penting. Walaupun belum bisa berpikir sempurna, tetapi anak-anak juga butuh alasan mengapa mereka harus melakukan sesuatu, agar ia merasa puas dan terdorong untuk melakukan hal tersebut.

Jadi, penting untuk memberi tahu anak-anak apa pentingnya sahur, baik dalam perspektif kesehatan mau pun agama.

Mengatur Waktu Tidur

Anak tidur
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Africa Studio

Waktu tidur yang cukup akan membantu seseorang bangun lebih awal. Karena sahur dilakukan sebelum subuh, yakni sekitar jam 3 hingga jam 4 pagi. Oleh karena itu, orangtua harus membantu anak-anak tidur lebih awal agar mereka bisa lebih siap saat waktu sahur tiba.

Jika anak-anak sulit untuk tidur lebih awal, orangtua bisa membacakan cerita untuk anak-anak, membuatkan segelas susu dan mengajak anak-anak untuk tetap aktif di siang hari.

Jangan Membangunkan Anak dengan Berteriak

Membangunkan anak-anak dengan nada tinggi atau berteriak justru akan membuat mereka enggan untuk bangun dan membuat suasana hati mereka semakin buruk. Membangunkan anak-anak dengan suara tinggi juga akan mengajarkan anak-anak bahwa melakukan hal yang baik adalah hal yang tidak enak bagi mereka.

Jadi, bangunkanlah anak-anak dengan suara yang pelan dan dengan kata-kata yang baik. Sehingga suasana hati mereka saat sahur juga akan baik.

Buatkan Makanan Kesukaan

ramadan anak sahur
ilustrasi/shutterstock.com/4 PM production

Waktu sahur yang tak biasa, mungkin akan sedikit membuat anak-anak kesusahan menyesuaikan waktu dan merasa tidak nyaman saat harus makan dalam keadaan mengantuk.

Sehingga, orangtua bisa menyiasati dengan membuatkan makanan kesukan mereka. Beri tahu anak-anak sebelum tidur menu sahur yang akan dibuat nanti, sehingga mereka memiliki motivasi untuk bangun lebih awal dan bersemangat melakukan sahur.

Berikan Hadiah

Anak-anak suka sekali diberikan hadiah atau apresiasi. Jika anak-anak bisa bangun lebih awal untuk makan sahur tanpa bantuan orangtua, berilah mereka pujian atau hadiah kecil. Misalnya setiap akhir pekan atau saat puasa telah berakhir.

Tetapi, hal ini hanya bertujuan untuk memotivasi anak-anak dan jangan lupa jelaskan kepada mereka bahwa sahur atau puasa bukan untuk mendapatkan hadiah, melainkan semuanya harus dilakukan semata-mata karena Allah SWT.

Membiasakan anak-anak untuk makan sahur memang bukan hal yang mudah dan butuh ketelatenan dan kesabaran dari orangtua. Karena pembiasaan tidak bisa terjadi dalam sehari atau dua hari, tetapi bisa jadi setiap anak membutuhkan waktu yang berbeda-beda dan tergantung dari seberapa besar usaha yang dilakukan orangtua. Demikianlah beberapa tips untuk membiasakan anak-anak makan sahur. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓