4 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi secara Alami dan Aman Tanpa Obat

Imelda Rahma16 Jul 2021, 18:45 WIB
Diperbarui 16 Jul 2021, 18:45 WIB
Bayi

Sudah seharusnya orangtua yang baik mengetahui cara mengeluarkan dahak pada bayi. Apalagi di musim hujan, bayi rentan terkena penyakit batuk ataupun flu. Penyakit-penyakit tersebut biasanya akan menimbulkan dahak pada penderitanya. Tak terkecuali bayi dan anak-anak.

Dahak tentu dapat mengganggu pernapasan serta proses menelan ASI. Seperti diketahui, bayi belum bisa mengeluarkan dahak nya sendiri. Mereka membutuhkan bantuan orang lain untuk mengeluarkan dahak tersebut.

Cara mengeluarkan dahak pada bayi sebenarnya tidak begitu sulit. Orang tua dapat membantu si bayi mengeluarkan dahak dengan berbagai cara. Dengan begitu, bayi tidak perlu menangis dan merasa tidak nyaman lagi.

Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 4 cara mengeluarkan dahak pada bayi secara alami dan aman tanpa obat. Simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Menghirup Uap

Menghirup Uap
Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Victoria

Cara mengeluarkan dahak pada bayi yang pertama adalah menghirup uap. Dengan cara ini, masalah dahak pada bayi dapat teratasi karena air uap ini dapat membuat dahak menjadi lebih encer.

Sehingga dengan melakukan cara mengeluarkan dahak pada bayi satu ini, dahak menjadi lebih mudah dikeluarkan. Begini cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan menghirup uap:

  • Pertama-tama kamu harus menyiapkan baskom berisi air hangat. Air tersebut bisa dicampur dengan minyak kayu putih atau minyak telon secukupnya
  • Selanjutnya, bawa bayi mendekat ke baskom tersebut agar dia bisa menghirup uap dari air hangat dalam baskom
  • Bayi diposisikan tengkurap
  • Dengan sedikit menepuk-nepuk punggung bayi, dahak pada bayi perlahan-lahan akan menjadi lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan

Dalam melakukan cara ini kamu wajib berhati-hati. Jangan sampai bayi malah terjatuh ke dalam baskom dan basah kuyup dengan air hangat tersebut. Selain itu, tunggu sampai air uapnya tidak terlalu panas agar tidak berakibat buruk pada wajah si bayi.

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi
Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Baron

Cara mengeluarkan dahak pada bayi yang kedua adalah dengan menghangatkan tubuhnya. Menghangatkan tubuh bayi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang pertama dalam hal ini bisa dilakukan dengan memandikan bayi atau berendam beberapa saat di dalam air hangat agar tubuhnya menjadi hangat. Dengan begitu suhu tubuh bayi menjadi hangat juga dan dahak bisa menjadi lebih encer untuk dikeluarkan.

Selain itu, bayi juga bisa dipakaikan baju hangat dan dioleskan minyak telon pada tubuhnya untuk menghangatkannya. Namun, ada beberapa bayi yang memiliki alergi dengan minyak telon, jadi perhatikan hal ini baik-baik.

Ruangan tempat bayi berisitirahat harus dijaga kehangatannya dan juga bersih dari debu agar dahak tidak semakin menumpuk. Dengan menghangatkan tubuh bayi, maka bayi tidak akan gelisah dan rewel lagi karena dahaknya sudah bisa dikeluarkan.

Berjemur di Pagi Hari

Berjemur di Pagi Hari
Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Jacob

Cara mengeluarkan dahak pada bayi selanjutnya adalah berjemur di pagi hari. Sinar matahari pagi memang sangat baik untuk kesehatan bayi. Bahkan sinar matahari pagi juga sangat bermanfaat untuk orang dewasa sekalipun.

Bahkan dengan melakukan salah satu cara mengeluarkan dahak pada bayi ini, bayi juga mendapatkan manfaat lainnya seperti pada kesehatan pernapasan dan tulangnya. Dahak bayi akan menjadi encer saat menyerap hangatnya sinar matahari pagi, sehingga lebih mudah mengeluarkan dahaknya.

Begini langkah-langkah yang perlu dilakukan saat bayi berjemur sinar matahari pagi:

  • Bayi berjemur sekitar 10 menit di bahwa sinar matahari antara pukul 7-8 pagi.
  • Posisikan bayi dengan tengkurap di pangkuan, kepalanya sedikit lebih rendah dari tubuhnya. Lalu oleskan minyak telon pada dada dan punggungnya.
  • Tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut maka dahak dari tenggorokan bayi dapat dikeluarkan. Selain itu, dahak yang tidak keluar dari tenggorokan bayi tersebut akan tertelan dan dikeluarkan bersama dengan kotoran ataupun urin nantinya.

Telungkupkan dan Tepuk Punggung Bayi Dengan Perlahan

Telungkupkan dan Tepuk Punggung Bayi Dengan Perlahan
Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Shahbaz

Cara mengeluarkan dahak pada bayi satu ini merupakan cara paling umum dan paling mudah dilakukan. Namun, walaupun begitu kamu tetap harus melakukannya dengan berhati-hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Begini cara mengeluarkan dahak pada bayi yang sederhana:

  • Posisikan bayi dalam posisi tengkurap.
  • Lalu tepuk-tepuk punggungnya dengan perlahan.
  • Dahak pada bayi biasanya akan dimuntahkan bayi atau bisa juga dikeluarkan bersama kotoran atau urin nantinya.

Cara ini bisa dilakukan juga dengan mengombinasikannya dengan cara yang telah disebutkan sebelumnya. Menelungkupkan dan menepuk-nepuk punggung bayi dengan perlahan merupakan cara yang bisa dilakukan dengan cara menghirup uap dan juga menjemurnya di sinar matahari pagi.

Begitulah beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi yang dapat dilakukan di rumah.cara-cara ini memang sederhana dan sangat mudah dilakukan, namun dalam melakukannya orang tua tetap harus hati-hati dan konsentrasi penuh agar bayi bisa sembuh secepatnya.

Bila masalah dahak pada bayi tidak kunjung mereda, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar lebih jelas apakah ada masalah kesehatan lain yang dialami oleh si bayi.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela