4 Cara Menyampaikan Perasaan dan Lebih Terbuka Kepada Pasangan

Gayuh Tri Pinjungwati25 Mei 2022, 07:45 WIB
Diperbarui 25 Mei 2022, 07:45 WIB
couple

Fimela.com, Jakarta Bukan rahasia lagi bahwa dasar dari hubungan yang sehat adalah komunikasi yang terbuka dan kemauan untuk mencari solusi yang cocok untuk keduanya. Jika Sahabat Fimela ingin mencapai itu, kamu dan pasangan perlu berbagi perasaan dan pikiran.

Ketika kamu membagikan perasaan dan mendorong pasangan untuk melakukan hal yang sama, itu memiliki banyak manfaat untuk kesuksesan dan ketahanan hubungan. Namun, tidak semua orang dengan mudah mengungkapkan apa yang dia rasakan kepada pasangannya. Mereka cenderung menutup diri. Lalu bagaimana agar lebih mudah mengungkapkan perasaan? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Ubah Persepsimu Tentang Emosi

Emosi bukanlah sesuatu yang menakutkan, kamu tidak bisa menghilangkannya dan berhenti merasakannya sama sekali. Jika kamu ingin menghadapinya dengan lebih baik, kamu perlu melihatnya sebagai respons alami tubuh terhadap situasi yang berbeda.

2. Pelajari Tentang Dirimu Melalui Emosi

Untuk mengelola emosi dengan lebih baik, kamu perlu bertanya pada diri sendiri “mengapa saya merasa seperti ini saat ini”? Apa pemicunya dan apa yang dipertaruhkan? Emosi memegang kunci untuk memahami diri sendiri, nilai-nilai, dan keyakinanmu dengan lebih baik.

Lebih mudah untuk berbagi perasaan dengan pasanganmu ketika kamu tahu apa yang kamu bagikan dan kamu sudah memahaminya. Risikonya tampaknya berkurang karena kamu tidak mengungkapkan emosi untuk pertama kalinya di depan mereka.

3. Belajarkan Mengungkapkan

couple
Ilustrasi/copyrightshutterstock

Jika kamu mencoba belajar lebih banyak mengomunikasikan dunia batin, kamu pasti bertanya-tanya bagaimana cara membicarakan perasaanmu. Semakin kamu mengartikulasikan perasaanmu saat membicarakannya, semakin mudah untuk membagikan perasaan. Kamu merasa lebih percaya diri dan terkendali. Dengan demikian, kamu lebih mungkin untuk membagikan perasaanmu.

Mulailah dengan menggambarkan perasaan secara lisan atau tertulis. Semakin sering kamu melakukan ini, semakin mahir dan semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk memahami apa yang kamu rasakan. Ini adalah salah satu kunci untuk belajar bagaimana menjelaskan perasaan kepada pasanganmu.

4. Terima Perasaan Sebagai Pengalaman yang Berlalu

Ketika belajar bagaimana mengekspresikan perasaan, kamu mungkin khawatir bahwa kamu mungkin mengatakan sesuatu yang tidak dapat kamu tarik kembali. Jika ini salah satu kekhawatiranmu, ingatlah bahwa perasaan itu berubah.

Menyadari emosi datang dan pergi dapat membawa kelegaan. Ini tidak berarti kamu tidak boleh membagikan perasaanmu. Sebaliknya, itu harus membuat berbagi lebih mudah karena kamu tahu itu tentang saat ini, dan tidak membiarkannya mewarnai seluruh hubungan atau orang.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1