5 Tips Segera Move On dari Mantan dan Melupakan Hubungan yang Kandas

Gayuh Tri Pinjungwati04 Sep 2022, 07:45 WIB
Diperbarui 04 Sep 2022, 07:45 WIB
Single

Fimela.com, Jakarta Move on dari hubungan yang telah berakhir adalah salah satu hal yang paling sulit untuk dicapai dalam kehidupan siapa pun. Kadang-kadang bisa lebih buruk daripada berkabung atas seseorang yang telah meninggal karena kamu berjuang untuk hubungan ini dengan sepenuh hati dan jiwamu.

Jika ada sesuatu yang harus kamu pelajari tentang menahan patah hati, proses move on dan melupakannya tidak terjadi dalam semalam. Jadi ya, kamu tidak punya pilihan untuk memberikan waktu, kesabaran, dan upaya untuk menyembuhkan luka dan menghilangkan rasa sakit.

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang dapat membantumu untuk segera move on dari mantan kekasih dengan lebih cepat. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Katakan pada diri sendiri bahwa hubunga telah berakhir

Salah satu hal pertama yang kamu rasakan setelah mengalami putus cinta adalah penolakan. Hal ini tentu saja wajar, karena siapa yang ingin menghadapi akhir dari sebuah hubungan yang selama ini mereka pikirkan dan usahakan untuk dipertahankan, bukan? Tetapi jika kamu ingin bergerak maju dari patah hati, maka kamu harus mengambil sikap dan mengatakan pada diri sendiri bahwa semuanya sudah berakhir sekarang.

Ya, kamu berhutang pada diri sendiri untuk mengatakan yang sebenarnya, dan kamu harus mempertahankannya tidak peduli betapa menyakitkannya itu. Setelah kamu melakukannya, langkah selanjutnya untuk terbebas dari rasa sakit akibat putus cinta akan lebih mudah untuk dijalani.

2. Beri dirimu waktu dan ruang untuk berduka

Banyak orang mencoba untuk move on dengan menghibur prospek hubungan baru, bahkan jika mereka belum siap secara emosional. Meskipun ini berhasil untuk beberapa orang, tidak disarankan agar kamu membuka hati hanya untuk memperbaiki patah hatimu.

Sebaliknya, berikan hatimu waktu dan ruang untuk berduka. Berteriaklah apa pun yang kamu rasakan di dalam, hanya untuk mengeluarkan semua emosi. Membiarkan diri bersedih sangat membantu dalam mengelola emosi karena hal itu akan menghilangkan emosi yang hanya membuatmu merasa lebih buruk, dan memberikan ruang untuk pikiran yang lebih jernih dan segar.

3. Memulai lembaran baru

perempuan sedih
Ilustrasi perempuan sedih/copyright shutterstock.com/violetblue

Cobalah untuk membuka lembaran baru. Mungkin salah satu alasan kamu sulit untuk move on adalah karena kamu masih melekat pada kenangan masa lalu. Kemudian disarankan agar kamu membersihkan segala kenangan. Hal ini bisa dilakukan dapat hal-hal yang mengingatkanmu tentang hubungan yang rusak. 

4. Berteman

Salah satu keuntungan dari putus cinta adalah kamu sekali lagi bebas melakukan apa pun yang kamu inginkan dalam bidang bersosialisasi. Kamu mungkin ingin bergaul dengan teman-temanmu saat ini dan pergi komunitas, atau acara apa pun di mana kamu dapat bertemu orang baru. Kamu mungkin juga ingin bergabung dengan grup online melalui obrolan dan aplikasi kencan online hanya untuk mencari teman. Siapa tahu, kamu bisa bertemu cinta sejatimu di salah satu tempat ini.

5. Dapatkan prioritas yang lain

Setiap kali kita mengalami perpisahan, kita berpikir hidup kita benar-benar berakhir. Dan kamu harus mengingatnya. Bukan karena, meskipun putus, kamu masih memiliki prioritas lain dalam hidup yang perlu diselesaikan. Ini termasuk tujuan karier, daftar perjalanan, mempelajari keterampilan baru, dan lainnya.

Berfokus pada hal-hal ini membuat pikiranmu sibuk dan perhatian hati dialihkan ke hal-hal yang lebih bermakna. Kamu perlu mengerjakan prioritas ini karena setelah tercapai, mereka menjadi hasil nyata dari kerja keras dan tekadmu untuk tetap hidup. Selain itu, siapa yang tidak ingin bangkit kembali lebih kuat?

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela