5 Cara Kuatkan Hati saat Menyukai Seseorang tapi Merasa Tak Layak Untuknya

Endah Wijayanti06 Sep 2022, 14:45 WIB
Diperbarui 06 Sep 2022, 14:45 WIB
perempuan dan cinta dari orang baik 2

Fimela.com, Jakarta Pernah menyukai seseorang tapi merasa tak layak untuknya? Entah karena sosoknya yang punya banyak kelebihan atau punya status yang lebih tinggi daripada kita, menyukainya terasa begitu menyakitkan. Ada keinginan untuk memperjuangkan cinta, tapi merasa tak ada harapan apa-apa untuk digenggam.

Menyikapi perasaan ini memang agak rumit. Menyukainya tapi merasa tak layak untuknya, lalu harus bagaimana? Agar tidak makin galau, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk bantu memperkuat diri.

 

1. Atur Ulang Ekspektasi Diri

perempuan dan cinta dari orang baik
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/PorporLing

 

Menyukai seseorang memang bisa memberi risiko atau konsekuensi yang harus ditanggung. Salah satunya adalah risiko cinta yang tak berbalas, dan hal ini perlu kita sadari kembali. Menyukai seseorang perlu diikuti dengan menjaga ekspektasi diri. Kalau memang merasa belum layak untuknya, coba untuk tidak berharap berlebihan. Mungkin masih ada rasa suka, tapi tak perlu memaksa diri untuk menggapai ekspektasi yang terlalu tinggi.

 

 

 

 

2. Jaga Hubungan Baik yang Ada

cinta bertepuk sebelah tangan perempuan
Selalu ada cinta yang lebih baik./Copyright shutterstock.com/g/wilaiporn+Hancharoenkul

Mungkin dia teman dekat yang kini mulai kamu suka. Mungkin dia rekan kerja yang diam-diam mulai memikat hatimu. Apa pun hubungan yang ada saat ini, tetap jaga dengan sebaik mungkin. Kalau memang kamu dan dia akan ditakdirkan bersama sebagai pasangan, pasti akan ada jalan dan waktu yang tepat untuk itu.

3. Sampaikan Perasaan bila Memungkinkan

cantik kalem cinta
ilustrasi perempuan baik membawa bunga/Pumidol/Shutterstock

Kalau merasa tidak kunjung tenang karena ingin mendapatkan kepastian, bisa coba beranikan diri untuk menyatakan perasaan. Menyukai seseorang dan menyatakannya memang butuh keberanian yang berlipat ganda, tapi setidaknya ada kejelasan yang bisa didapatkan. Kalau memang dia belum bisa menerima perasaanmu, terima dengan hati yang lapang tanpa harus menyalahkan perasaan sendiri.

 

4. Tak Usah Menyalahkan Diri Sendiri

bahagia mencintai diri sendiri
ilustrasi perempuan mandiri dewasa/mentatdgt/Shutterstock

Mengutip buku How to Respect Myself, untuk melupakan pengalaman khusus yang buruk, kita tidak boleh mengaitkannya dengan perasaan dan harus membiarkannya terbenam dengan sendirinya. Tak usah merasa bersalah atau mengajukan pertanyaan, "Mengapa hanya aku yang merasakan perasaan ini?" Menyukai seseorang bukanlah salahmu. Walau mungkin masih merasa minder saat menyukainya, tapi setidaknya ini menjadi sebuah pengingat bahwa ada hal dalam diri yang perlu ditingkatkan lagi.

5. Optimalkan Kelebihan Diri

santai jatuh cinta bahagia
ilustrasi perempuan tersenyum/Blue Titan/Shutterstock

 

Maksimalkan saja potensi dan kemampuan diri yang dimiliki. Menyukai seseorang bisa menguras banyak waktu dan energi. Salah satu cara untuk meredam rasa suka itu adalah dengan menyibukkan diri melakukan hal-hal yang lebih penting dan bermakna bagi hidup kita. Yakinkan diri bahwa diri kita juga berharga dan layak untuk diperjuangkan lagi lebih baik lagi.

Semoga perasaanmu tidak gampang galau, ya. Hatimu mungkin agak terombang-ambing tapi yakinlah dirimu selalu punya kemampuan dan kekuatan untuk bertahan.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela