5 Cara Mengikhlaskan Pria yang Disuka Memilih Perempuan Lain

Endah Wijayanti07 Sep 2022, 09:15 WIB
Diperbarui 07 Sep 2022, 09:15 WIB
bridezilla dan dispensasi  menikah

Fimela.com, Jakarta Menyukai seorang pria dengan hati yang tulus tapi ternyata dia memilih perempuan lain. Menghadapi realitas seperti ini sangat menyakitkan hati. Ada rasa tidak rela, tetapi mempertahankan perasaan yang ada untuknya pun akan percuma.

Mengikhlaskan dirinya bersama seseorang yang lain mungkin terasa tak mudah. Namun, masih bisa diupayakan melalui sejumlah cara agar hati bisa lebih lapang menerima dia memilih seseorang yang lain.

 

1. Sadari bahwa Hati Tak Bisa Dipaksakan

bridezilla dan cincin nikah
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Dmitry+Sheremeta

Sadari dan ingatkan diri lagi bahwa hati dan perasaan seseorang tak bisa kita paksakan. Dia sudah memilih perempuan lain, maka terima saja kenyataan tersebut. Ada hati yang sudah memilih seseorang yang lain, kita pun tak bisa memaksanya untuk menetap atau mau menerima diri kita.

2. Membangun Kembali Harga Diri

bridezilla dan cincin tangan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/shanti108

Mengutip buku Bagaimana Mengobati Patah Hati, banyak penelitian telah menemukan bahwa mengembalikan jati diri dan menyentuh inti diri adalah variabel penting dalam kemampuan kita sembuh dari patah hati. Saat mengalami patah hati, penting untuk bisa kembali membangun harga diri. Caranya bisa dengan kembali menyayangi diri sendiri. Curahkan lebih banyak waktu untuk merawat diri dan mencintai diri lebih dalam lagi.

 

3. Berterima Kasih pada Diri Sendiri

bridezilla dan batal lamaran
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/KhrystynaShynkaruk

Kita tak bisa memaksakan isi hati dan perasaan seseorang. Jika dia yang kita pertahankan tak bisa kita miliki, sudahi saja. Biarkan dia memilih orang lain untuk jadi pasangannya. Lalu apresiasi diri sendiri yang sudah memperjuangkan cinta dengan baik hingga saat ini. Berterima kasihlah pada diri sendiri yang sudah bertahan hingga sekarang.

4. Rangkai Kenangan Baru

my trip story dan ke situbondo
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/asawin+klabma

Kalau ada tempat yang pernah mengingatkanmu tentang dirinya, bisa coba kunjungi lagi. Mengunjunginya lagi bisa menghadirkan rasa sedih tapi sekaligus bisa menghadirkan momen penutup. Rangkai kenangan baru di tempat-tempat yang mengingatkanmu tentangnya. Kalau ada barang-barang yang mengingatkanmu tentangnya, bisa coba untuk menyingkirkannya atau cukup menata ulangnya sesuai kenyamanan.

5. Ciptakan Rutinitas Baru yang Menyenangkan

my trip story dan yogya
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/dewannanda

Biasanya saat kita sudah sibuk dengan hal-hal lain yang lebih produktif, suasana hati kita akan lebih baik. Sebab aktivitas dan rutinitas baru yang kita punya bisa membuat hidup kita jadi terasa lebih bermakna lagi. Kita pun jadi lebih ikhlas melepas yang tak bisa dimiliki. Saat ada hal lain untuk diperjuangkan dan dilakukan lebih baik, kita tak akan terpaku atau terjebak lagi pada perasaan yang sudah semestinya dilepaskan.

Semoga ke depannya, kamu segera menemukan seseorang yang lebih baik dan tepat untukmu. Yakini saja bahwa masih ada hal-hal baik yang akan menyambutmu di masa depan.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela