5 Alasan Mengabaikan Mantan adalah Keputusan Terbaik

Febi Anindya Kirana09 Sep 2022, 11:45 WIB
Diperbarui 09 Sep 2022, 11:45 WIB
rebahan di rumah rileks

Fimela.com, Jakarta Ketika hubungan cinta sudah kandas, salah stau cara yang paling umum dilakukan banyak orang adalah menghindari mantan. Bisa jadi itulah keputusan paling baik yang bisa kamu lakukan, bahkan jika kamu pada akhirnya masih memiliki urusan dengannya.

1. Memberi ruang untuk mengenali perasaan

perempuan putus cinta move on tenang tersenyum kalem santai
ilustrasi memegang bunga/BongkarnGraphic/Shutterstock

Ketika putus cinta, setiap orang perlu waktu untuk mengenali emosi dan beradaptasi dengan situasi baru. Mengabaikan dan menjauh dari mantan sangat berguna untuk sembuh dari rasa sakit patah hati. Kamu perlu mengakui dan menerima perasaanmu sendiri. Semua emosi yang kita rasakan adalah valid, dan kamu tak perlu menahan atau menyangkalnya. Ketika sudah bisa menerima perasaan sakit itu, kamu juga akan tahu jenis dukungan apa yang paling kamu butuhkan untuk cepat sembuh.

2. Memberi waktu untuk mengistirahatkan hati

putus cinta
ilustrasi perempuan santai/copyright by YAKOBCHUK VIACHESLAV (Shutterstock)

Tepat setelah putus cinta, semuanya pasti akan mengingatkanmu padanya. Kamu seakan diingatkan setiap hari tentang perpisahan itu dan patah hati yang terasa menyakitkan. Jadi tidak perlu menambah rasa sakit dengan terus bertemu dengan mantan atau menjalin kontak dengannya. Sangat wajar jika kamu memutus hubungan dengan mantan, baik untuk sementara atau pun selamanya, karena hanya dirimulah yang tahu istirahat hati macam apa yang kamu perlukan untuk bisa tenang dan kembali menjadi dirimu sendiri.

3. Membuatmu berpikir jernih

perempuan tabah sabar mandiri dewasa santai
ilustrasi merenung sedih/atiger/Shutterstock

Segala perlunya dihadapi dengan kepala dingin, dan untuk mendapatkan kondisi kepala dingin tersebut kamu butuh mengjauh dari mantan. Dengan membatasi kontak dengan penyebab rasa sakit hati, perlahan kamu akan mampu memberi ruang pada kepalamu untuk berpikir jernih dan objektif. Baik itu rasa cinta atau rasa benci yang tersisa, kamu perlu menata kembali pola pikirmu tentang situasi yang menimpamu. Cara ini membantumu dalam mengatur dan memahami pikiranmu sendiri. Mau masih cinta atau justru benci, tidak perlu sampai dibawa depresi.

4. Meningkatkan harga diri

santai minum kopi
ilustrasi perempuan insecure merenung/CandyRetriever/Shutterstock

Banyak orang merasa terpuruk ketika putus cinta, tapi mengabaikan mantan akan memberimu waktu dan kesempatan lebih baik untuk mengenali dirimu sendiri dan mementingkan harga dirimu. Pada kenyataannya, kamu akan baik-baik saja tanpanya, namun terkadang orang butuh waktu untuk menyadarinya dan menghindari mantan bisa lebih cepat membuatmu sadar betapa pentingnya dirimu sendiri dan betapa baik-baik saja kamu tanpanya.

5. Membantumu bangkit lebih cepat

perempuan minum kopi mendengarkan musik
ilustrasi santai bahagia/Nata Bene/Shutterstock

Ada banyak sekali manfaat mengabaikan dan memutus hubungan dengan mantan, salah satunya adalah membantumu lebih cepat untuk bangkit. Kamu bisa kembali melakukan hal-hal yang kamu suka yang selama ini harus berkompromi saat bersamanya. Atau bahkan lebih baik lagi sudah berani membuka hati untuk hubungan cinta yang baru, tentu saja tidak harus buru-buru. Kamu jelas butuh waktu untuk menyembuhkan hati dan menjadi dirimu sendiri yang normal.

Jika mengabaikan mantan dan menjauhinya menjadi pilihanmu, yakinlah itu adalah keputusan terbaik.

#Women for Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela