5 Cara Tenang Menyikapi Sedihnya Ditinggal saat Masih Sayang

Endah Wijayanti12 Sep 2022, 11:45 WIB
Diperbarui 12 Sep 2022, 12:13 WIB
perempuan dan breaking masih sayang

Fimela.com, Jakarta Masih sayang padanya tapi ternyata dia berpaling ke hati yang lain. Masih mencintianya tapi ternyata dia memilih untuk pergi meninggalkan kita. Perasaan sedih, kecewa, hingga marah bisa membuat kita merasa kalut saat dihadapkan pada situasi tersebut.

Ditinggal saat masih sayang bisa membuat kita merasa sedih luar biasa. Kesedihan yang hadir pun bisa membuat kita seakan tak punya harapan lagi untuk melanjutkan hidup. Namun, kesedihan yang ada tak semestinya membuat kita terpuruk selamanya.

 

 

 

 

1. Fokuskan Perhatian pada Diri Sendiri

perempuan dan breaking memaafkan ikhlas
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/mentatdgt

Mengutip buku Merawat Luka Batin, "Ketika patah hati, tubuh kita juga merespons dengan nyeri. Bedanya, nyeri yang terjadi adalah nyeri emosional." Patah hati yang kita rasakan ketika ditinggal saat masih sayang bisa menghadirkan nyeri emosional. Di sini, kita perlu menerima rasa sakit yang ada, lalu berupaya untuk memulihkannya. Kalau rasa nyeri dan sakitnya tak tertahankan, ada baiknya untuk mencari bantuan profesional seperti ke psikolog atau psikiater.

2. Rawat Diri dengan Cara Ternyaman

perempuan dan breaking kuat
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/HBRH

Masih berkaitan dengan memfokuskan perhatian pada diri sendiri, saat kita merasa sedih dan terluka, kita perlu merawat diri lebih baik lagi. Lakukan hal-hal yang bisa menghadirkan kembali senyuman di wajah. Bisa juga dengan mencoba hal-hal baru untuk menghadirkan warna berbeda dalam hidup untuk jiwa yang lebih kaya. Jangan sampai malah menyakiti atau melukai diri sendiri, ya.

 

 

3. Sadari bahwa Urusan Hati Tak Bisa Dipaksakan

perempuan dan breaking 2
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/asawin+klabma

Dia memilih pergi karena pada dasarnya dia memang bukan orang yang tepat untukmu. Dia tak mau mempertahankan hubungan yang ada karena dia memang bukan orang yang cukup kuat untuk mengimbangimu. Hati dan perasaan seseorang tak bisa dipaksakan. Walau kamu masih sayang, tapi dia memilih untuk menghilang, berarti memang dia bukan orang yang tepat untukmu. Lepaskan saja dia yang memilih pergi, lalu fokuskan energi pada hal-hal yang lebih penting untuk hidupmu.

 

4. Izinkan Diri Bersedih Secukupnya

perempuan dan breaking 7
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/chombosan

Perasaan sedih, kecewa, atau terluka yang kamu rasakan saat ini adalah valid. Izinkan diri untuk menerima dan merasakan semua itu. Dengan menerima semua perasaan yang hadir, kamu akan lebih mudah untuk menata hati kembali, Izinkan diri bersedih agar hati lebih ringan dan bisa kembali bangkit dengan lebih kuat lagi.

5. Hadirkan Cinta Baru

perempuan dan breaking 8
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/chombosan

Perasaan hampa ketika ditinggalkan dia yang masih kamu sayangi memang bisa cukup menyiksa. Akan tetapi, bukan berarti kamu akan hidup menderita selamanya. Kamu masih bisa menghadirkan ragam bentuk cinta baru dalam hidupmu. Mencintai diri sendiri bisa kamu lakukan kembali dengan hati yang lebih penuh. Bila selama ini kamu sudah menginvestasikan banyak cinta untuk orang lain, tak ada salahnya kini menghadirkan lebih banyak cinta untuk diri sendiri.

Semoga semua luka dan sakit hati yang kamu rasa bisa segera sembuh dan membaik, ya. Terima kasih sudah memilih untuk berjuang dan bertahan hingga kini.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela