5 Cara Bisa Benar-Benar Mengikhlaskan Hubungan yang Berakhir

Endah Wijayanti19 Nov 2022, 08:45 WIB
Diperbarui 19 Nov 2022, 08:45 WIB
perempuan dan titik terendah

Fimela.com, Jakarta Sebuah hubungan yang berakhir selalu meninggalkan luka sendiri di hati. Meskipun perpisahan atau berakhirnya hubungan tersebut dilakukan demi kebaikan bersama, tapi tetap saja ada lara yang akan tertinggal di dalam diri. Untuk melanjutkan hidup pun kadang masih sulit karena hati yang belum sepenuhnya ikhlas.

Agar hati bisa benar-benar ikhlas merelakan hubungan yang berakhir, ada sejumlah cara yang bisa dicoba. Seperti lima cara berikut ini. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

1. Fokuskan Perhatian pada Masa Kini

perempuan dan tipe percaya diri
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/chaponta

Mengutip buku How to Love, agar dapat menerima kenyataan dan melepaskan perasaan berat yang tidak perlu, kita harus berusaha untuk fokus pada masa kini. Hubungan yang sudah berakhir pada dasarnya sudah ada di masa lalu. Di masa kini, kamu dihadapkan pada lembaran hidup yang baru. Jadi, coba tarik napas dalam dan sambut hari baru masa kini dengan harapan-harapan baik yang baru juga.

2. Berhenti Mencari-cari Kesalahan

mencintai diri sendiri bahagia santai kalem
ilustrasi perempuan dewasa/Inside Creative House/Shutterstock

Mencari-cari kesalahan hanya akan mendatangkan kemarahan dan kebencian baru. Yang berlalu biarlah berlalu. Hubungan yang berakhir memang sudah semestinya berakhir dengan cara yang sudah ada. Tak usah terobsesi mencari alasan atau kesalahan-kesalahan lagi. Hemat waktu dan energimu untuk membangun hidup yang lebih baik dan bukan tenggelam dalam masa lalu.

 

 

3. Ucapkan Kalimat Seru

putus cinta
ilustrasi./copyright by YAKOBCHUK VIACHESLAV (Shutterstock)

Ada yang menarik soal menyucapkan sesuatu dengan kalimat seru. Seperti yang disebutkan dalam buku How to Love, "Berseru adalah cara yang berguna untuk melepaskan emosi seraya melihat situasi secara objektif, bukan memaksa diri untuk menahan emosi." Jadi, untuk hubungan yang sudah berakhir, kamu bisa coba untuk mengucapkan kalimat seperti, "Meski masih sakit hati, tapi aku bersyukur sudah bisa mengakhiri hubungan yang ada!" agar perasaan bisa membaik.

4. Izinkan Diri Bahagia dengan Cara Ternyaman

cantik kalem cinta
ilustrasi perempuan baik membawa bunga/Pumidol/Shutterstock

Lakukan saja hal-hal yang kamu suka dan bisa membuatmu nyaman. Izinkan diri melakukan sesuatu yang bisa hadirkan senyum dan tawa kembali. Tak usah terpuruk terlalu lama dalam kesedihan atau kekecewaan. Sudahi ragam penyesalan, lalu sambut hari baru dengan menghadirkan kebahagiaan yang memang layak kamu dapatkan.

5. Berdamai Kembali dengan Diri Sendiri

perempuan putus cinta move on tenang tersenyum kalem santai
ilustrasi memegang bunga/BongkarnGraphic/Shutterstock

Cari rasa damai di dalam diri. Kadang kita sulit mengikhlaskan sesuatu karena terlalu fokus pada hal-hal yang berada di luar diri. Kini, cobalah untuk fokus lagi dengan melakukan hal-hal yang lebih penting untuk diri sendiri dan hidup yang masih layak untuk diperjuangkan dengan sebaik-baiknya. Berdamai dengan diri bisa hadirkan hati yang lebih ikhlas dan lapang.

Hatimu bisa lebih kuat daripada sebelumnya. Semoga ke depannya kamu masih bisa menjalani hidup dan keseharian dengan lebih banyak cinta, ya.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela