Menghindari Salah Paham, Ini 5 Tips Melatih Komunikasi yang Efektif dengan Pasangan

Gayuh Tri Pinjungwati04 Des 2022, 16:45 WIB
Diperbarui 04 Des 2022, 16:45 WIB
couple

Fimela.com, Jakarta Setiap pasangan akan melalui masa sulit dalam hubungan romantis mereka di beberapa titik. Tidak hanya umum tetapi juga sangat wajar bagi hubungan yang sehat untuk memiliki beberapa masalah hubungan dan mencari konseling pasangan secara langsung atau online.

Seringkali, kesulitan secara langsung atau tidak langsung terkait dengan masalah komunikasi pasangan, dan jika tidak ditangani, mereka dapat menyebabkan ketidaknyamanan hubungan yang besar. Mempelajari cara berkomunikasi secara efektif dan mengasah keterampilan tersebut dapat menjadi pengubah permainan dalam hubungan. Pasangan dapat memperoleh manfaat dari kegiatan komunikasi yang sehat untuk membantu mereka menemukan cara untuk memperkuat hubungan romantis mereka.

Nah, berikut ini adalah beberapa latihan komunikasi efektif yang dapat membantu hubungan tetap tumbuh. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Jangan Mendominasi Percakapan

Percakapan adalah ketika dua orang berbicara. Ini adalah jalan dua arah. Jangan membuatnya tentang dirimu sendiri. Tanyakan kepada pasangan tentang perasaan dan pikirannya. Buat pasanganmu lebih terlibat dalam percakapan sehingga kalian berdua menikmatinya. Penting bagi kedua orang dalam suatu hubungan untuk berbagi apa yang mereka rasakan dan apa yang ada dalam pikiran mereka. Pastikan dirimu tidak mendominasi percakapan. Percakapan yang sehat adalah tentang orang-orang dan harus mengalir bolak-balik secara alami.

2. Mengekspresikan Kebutuhan

Mengekspresikan apa yang dirimu rasakan sekali lagi sangat penting. Pasanganmu mungkin merasa lebih mudah untuk membantumu jika dia tahu apa yang dirimu butuhkan. Jika mengalami sesuatu dan membutuhkan saran, beri tahu pasanganmu. Jangan menunggu pasanganmu untuk memberikan saran karena pasanganmu mungkin tidak tahu apa yang dirimu alami dan mungkin memutuskan untuk memberimu ruang. Dengan memberi tahu pasanganmu apa yang dirimu butuhkan, dirimu dapat menghindari perselisihan di masa depan. Biarkan pasangan tahu apa yang sebenarnya yang dirimu butuhkan pada saat itu.

3. Pencerminan

couple romantis bahagia
ilustrasi pasangan cinta/TimeImage Production/Shutterstock

Saat bercermin dengan pasangan, perhatikan pikiran dan perasaannya lalu ulangi apa yang dikatakan kembali kepadanya. Pasanganmu kemudian dapat mengkonfirmasi atau menyangkal apakah kamu benar, dan percakapan dapat berlanjut sampai mereka yakin bahwa mereka telah didengar dengan tepat. Pendengar kemudian dapat memvalidasi perasaan pasangannya. Bahkan jika kamu tidak setuju dengan semua yang diungkapkan, setidaknya kamu telah mendengar pasanganmu dan dapat mendekati argumen dengan pemahaman yang lebih besar. Kegiatan ini memungkinkan pasangan untuk berlatih mengungkapkan perasaan dan perspektif mereka, serta mendengarkan secara aktif. Hal ini juga memungkinkan pasangan untuk memiliki sensasi perasaan didengarkan sepenuhnya, serta memberi dan menerima empati dan validasi.

4. Mendengarkan Secara Aktif

Kita mungkin tampak memiliki kebutuhan untuk menjadi benar pada waktu-waktu tertentu. Mendengarkan secara aktif adalah metode yang bagus untuk mengubah ini. Kamu tidak menyela pasangan ketika mereka mengungkapkan keinginan atau perasaan mereka dalam aktivitas ini, yang juga dikenal sebagai mendengarkan aktif tanpa gangguan. Kamu mungkin percaya bahwa kamu sedang membantu dengan menawarkan saran atau penjelasan hubungan ketika pasanganmu terbuka kepadamu, tetapi ini mungkin disalahartikan karena kamu yakin kamu tahu lebih banyak daripada pasangan. Pasangan yang diam dapat memberikan bantuan komunikasi verbal melalui gerak tubuh dan isyarat komunikasi nonverbal, tetapi mereka harus menahan diri untuk tidak berbicara selama pasangannya berbicara.

5. Latih Komunikasi dan Membangun Kepercayaan

Kepercayaan mentransmisikan perasaan keamanan emosional dan fisik dan berkembang melalui waktu sebagai hasil dari komunikasi yang jujur, dapat diandalkan, dan langsung. Kamu tidak dapat memiliki hubungan jangka panjang sampai kamu memiliki kepercayaan.

Selain komunikasi, ini adalah salah satu aspek terpenting dari sebuah kemitraan. Membangun dan memperbarui kepercayaan bisa menjadi tugas yang memakan waktu. Konselor merekomendasikan beberapa latihan membangun kepercayaan untuk pasangan jika kamu ingin membangun lebih banyak kepercayaan dalam hubungan.

Komunikasi menjadi bagian yang bisa memperkuat hubungan, tentu komunikasi yang jelas dapat membantu kamu dan pasnagan terhindar dari miskomunikasi. 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela