Tips memilih sabun pembersih wajah untuk kulit berminyak

Arisa Mukharliza30 Okt 2018, 19:00 WIB
FIMELA Beauty: Memilih sabun pembersih untuk kulit berminyak / Image: FIMELA.com

Fimela.com, Jakarta Semakin berkembangnya teknologi kecantikan, fungsi pembersih wajah saat ini pun semakin luas. Sabun pembersih wajah juga berperan sebagai skincare. Artinya, banyak pilihan sabun pembersih yang telah disesuaikan dengan tipe kulit: berminyak, kering, dan sensitif. Biasanya, yang membedakan antara sabun pembersih satu dan lainnya ada pada tekstur sabun, yaitu foam untuk kulit kering, gel untuk kulit berminyak, dan milky untuk kulit sensitif dan jerawat. 

Nah, ternyata untuk kita pemilik kulit berminyak, memerhatikan tekstur sabun saja itu tidak cukup. Berhubung kita tinggal di negara tropis dengan intensitas matahari tinggi, terkadang produksi minyak berlebih di wajah tidak dapat dibendung. Berharap ada jenis sabun pembersih wajah yang dapat membantu kerja skincare lanjutan untuk meminimalisir produksi minyak saat kita ingin membersihkan wajah di tengah kesibukan. Ada nggak ya? Ada dong! Untuk kulit berminyak, ini jenis pembersih wajah yang sesuai untuk kulit. 

 

 

 

Lima star ingredients ini harus ada di dalam pembersih wajah kita

Hyaluronic Acid

Pilihlah sabun pembersih wajah yang mengandung hyaluronic acid yang dapat melembapkan tapi tidak membuat kulit terasa seperti tertarik.

Niacinamide

Fungsinya untuk menyerap sebum berlebih, jadi kulit terasa tidak terlalu berminyak lagi. Niacinamide pun dapat merangsang produksi kolagen alami kulit dan menyamarkan pori-pori besar. 

Retinol

Retinol pun dapat merangsang produksi kolagen dan mengontrol produksi minyak (sebum).

Salicylic Acid

Dikenal juga sebagai asam salisilat. Perannya untuk kulit berminyak adalah untuk menyerap produksi minyak berlebih yang keluar dari pori-pori besar kulit. Hasilnya pori-pori besar menjadi lebih kecil. Kulit terasa lebih halus dan bebas minyak.

Glycolic Acid

Dalam bahasa, disebut dengan asam glikolat. Fungsinya untuk mengurangi sebum di wajah, mencegah penyumbatan pori-pori, dan menjaga tekstur kulit agar tetap halus. Asam glikolat pun memiliki peran sebagai eksfoliator. Yaitu, merangsang kulit melakukan pengelupasan sel-sel kulit mati, sehingga kulit akan terlihat lebih cerah. 

 

Kandungan pembersih wajah yang harus dihindari

Kulit berminyak berpotensi jerawat jika sabun pembersih yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan kulit. Jadi, ada beberapa kandungan sabun pembersih yang harus kita hindari. Apa saja?

Minyak mineral, petroleum, dan petrolatum. Ketiga kandungan yang sering terdapat di dalam sabun pembersih ini wajib dihindari oleh kulit berminyak, juga kulit sensitif. Mengapa? Pertama bersifat agresif di kulit. Kedua, mudah memicu iritasi wajah untuk kulit sensitif. Ketiga, bersifat comedogenic yang dapat menyumbat pori-pori dan meningkatkan risiko jerawat ramah muncul di wajah. It's a big NO! 

Lanjutkan Membaca ↓