Tidak Perlu Bingung Lagi, Ini Cara Menentukan Jenis Kulit

Annissa Wulan14 Mei 2019, 17:30 WIB
Ilustrasi kecantikan

Fimela.com, Jakarta Langkah pertama dalam perawatan kulit adalah menentukan jenis kulitmu sendiri, sehingga kamu bisa memahami produk yang harus digunakan dan sebaiknya dihindari. Selain itu, kamu juga bisa mempertimbangkan faktor lainnya, seperti waktu tidur, diet, paparan sinar matahari, hormon, produksi minyak, dan tingkat stres.

Dilansir dari huffpost.com, Minggu (12/5/2019), berikut ini adalah cara menentukan jenis kulit. Penasaran?

1. Kulit berminyak

Kulit berminyak adalah jenis kulit yang paling mudah dikenali. Indikatornya bisa kamu rasakan setelah mencuci muka.

Kulit berminyak akan terasa sangat bermnyak dalam waktu satu sampai dua jam setelah mencuci muka, terutama di bagian dahi, tengah hidung, dagu, dan area dada. Indikator lainnya adalah kamu harus menggunakan kertas minyak secara rutin.

Para ahli menyarankan untuk menggunakan produk asam salisilat dalam bentuk pembersih, tisu wajah, dan toner. Asam salisilat dapat menembus ke dalam pori karena larut ke dalam minyak untuk menghilangkan sebum berlebih. Kandungan lainnya yang bermanfaat bagi kulit berminyak adalah benzoil peroksida.

2. Kulit kering

Kulit kering biasanya ditandai dengan kulit yang terasa cenderung kencang jika tidak dilembapkan, terutama di bagian mata dan mulut. Kulit dehidrasi disebabkan oleh kurangnya minyak di kulit, sedangkan kulit kering biasanya disebabkan oleh kurangnya air di kulit.

Para ahli menyarankan untuk menggunakan produk dengan sodium hyaluronate atau asam hyaluronic, humektan yang mengikat kelembapan pada kulit, tanpa menambahkan minyak. Selain itu, gunakan sabun bebas deterjen dan pilih pelembap dengan ceramide untuk membantu meningkatkan fungsi penghalang kulit.

3. Kulit berjerawat

Kulit berjerawat cenderung mudah tersumbat karena minyak yang tebal dan terperangkap di bawah folikel. Sama halnya dengan kulit berminyak, gunakan produk yang mengandung asam salisilat yang dapat menembus pori dan larut dalam minyak.

 

Kulit sensitif, kombinasi, dan normal

Ilustrasi kecantikan
Ilustrasi kecantikan. Sumber foto: pexels.com/CC0 License.

4. Kulit sensitif

Kulit sensitif biasanya dapat dikenali melalui reaksinya terhadap produk topikal dan beberapa faktor, seperti sinar matahari. Biasanya kulit sensitif lebih rentan terhadap kondisi kulit, seperti rosacea.

Mengatasi kulit sensitif biasanya dimulai dengan menghindari penggunaan beberapa kandungan produk tertentu. Biasanya kulit sensitif harus menghindari bahan, seperti benzoil peroksida, asam salisilat, asam glikolat, dan retinoid.

5. Kulit kombinasi

Kulit kombinasi biasanya ditandai dengan minyak berlebih di area t-zone dan kering di area wajah lainnya. Jangan takut untuk merawat kulit kombinasi.

Fokuslah memilih produk pembersih yang lembut dan lakukan perawatan jerawat hanya di area yang berjerawat. Untuk area wajah yang kering, gunakan produk pelembap dengan kandungan ceramide di dalamnya.

6. Kulit normal

Kondisi kulit normal biasanya mengacu pada kulit yang tidak mengalami segala jenis kondisi secara berlebihan. Jenis kulit normal memiliki keseimbangan minyak dan kelembapan tinggi, kulitnya bisa dikatakan cukup normal.

Pemilik kulit normal biasanya dapat menggunakan berbagai produk tanpa mengalami reaksi negatif. Yang terpenting adalah perlindungan terhadap sinar matahari.

Saksikan video menarik setelah ini

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓