Do’s and Don’ts Menggunakan Dry Shampoo untuk Tampilan Rambut

Beauty Journal30 Sep 2019, 18:35 WIB
Rambut

Fimela.com, Jakarta Inovasi dalam industri kecantikan berhasil menciptakan produk dengan beragam manfaat, salah satunya dry shampoo. Sampo kering ini memungkinkan kamu untuk mengurangi minyak berlebih pada kulit kepala tanpa perlu mencuci rambut. Selain itu, produk perawatan rambut satu ini juga mampu menciptakan tekstur rambut yang halus dan bervolume tanpa perlu dibilas. Walaupun memiliki banyak keunggulan, banyak dari kita yang mungkin tidak optimal menggunakannya. Nah, untuk memastikan keberhasilan memakai dry shampoo, yuk simak do’s and dont’s berikut ini.

Do: Berinvestasi pada produk yang bagus

Saat ini banyak produk dry shampoo yang dijual di pasaran. Hal ini pula yang mungkin membuat kamu bingung untuk memilihnya. Untuk itu, sebaiknya benar-benar memilih sampo kering yang sesuai dengan kebutuhan kamu misalnya untuk menambah volume, menjaga rambut berwarna, ataupun menghaluskan rambut. Sahabat FIMELA bisa melihat penjelasan produk dan juga review untuk menemukan produk yang paling pas, ya.

Dry shampoo biasanya hadir dalam tiga bentuk berbeda seperti bubuk, cairan dan semprotan aerosol. Sampo dengan aerosol paling pas untuk menambah volume rambut sehingga tampak lebih tebal. Jika memang kamu belum menemui sampo kering yang cocok untuk kebutuhan rambut kamu, sebaiknya cari dry shampoo dengan ukuran travel size terlebih dahulu.

Do: Menggunakan hairdryer setelahnya

Ilustrasi hair dryer
Ilustrasi hair dryer. Sumber foto: unsplash.com/Element5 Digital.

Sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya kenapa harus menggunakan hairdryer setelah memakai dry shampoo. Jawabannya adalah untuk menghindari hasil powdery pada rambut sehingga tetap terlihat halus. Selain itu, penggunaan hair dryer juga diyakini mampu mengurai produk dari kulit kepala hingga ke tengah rambut dan menghilangkan residu yang terlihat.

Do: Menyemprotkan dry shampoo dari jauh

Untuk menggunakan dry shampoo, sebaiknya hindari terlalu dekat dengan kulit kepala untuk meminimalisir serpihan putih menumpuk dan menimbulkan ketombe. Setidaknya beri jarak sekitar 15-20 cm untuk distribusi yang lebih merata. Dengan memberi jarak tidak terlalu dekat dengan area kepala, aplikasi dry shampoo juga akan lebih menyeluruh, maksimal, dan tahan lama.

Don’ts: Menggunakan dry shampoo di pagi hari

Perawatan Rambut
Ilustrasi Perawatan Rambut/copyright shutterstock

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, menggunakan dry shampoo pada malam hari lebih disarankan dibandingkan pada pagi hari. Alasannya, pada malam hari dry shampoo mampu menyerap minyak di kulit kepala lebih efektif dibandingkan saat kamu menggunakannya di pagi hari, dimana produk akan bekerja lebih keras menyerap minyak berlebih. Hasilnya pun, akan lebih berkilau jika kamu menggunakannya saat malam hari sebelum tidur. Mengingat dry shampoo masih bertahan hingga sehari setelah pemakaian, maka ketika kamu terbangun dari tidur dan memulai aktivitas, rambut akan terlihat lebih berkilau.

Dont’s: Menggunakan produk terlalu banyak

Cara paling tepat untuk mengaplikasikan produk dry shampoo adalah dengan menyemprotnya sedikit demi sedikit. Dengan begitu, kamu bisa tahu sebanyak apa produk yang kamu butuhkan. Alasan lainnya adalah menggunakan terlalu banyak produk justru akan meninggalkan makin banyak residu berupa serpihan putih, yang akan membuat tampilan rambut terlihat kotor dan berketombe, bahkan semakin lepek.

Dont’s: Memegang rambut

Rambut/mlg
Ilustrasi perawatan rambut/copyright shutterstock

Setelah menyemprotkan dry shampoo, cara yang disarankan untuk merapikan rambut adalah dengan menggunakan jari-jari juga memijat area kepala untuk meratakan formula. Namun, setelah selesai, tahan keinginan kamu untuk memegang kembali rambut yang sudah tertata. Pasalnya, minyak yang berasal dari kulit tangan bisa saja pindah ke area kulit kepala dan meninggalkan residu minyak pada area kepala. Padahal alasan utama kamu menggunakan dry shampoo adalah untuk mengurangi minyak berlebih pada kulit kepala. Untuk itu, tahan keinginan untuk memegang rambut dulu, ya!

Baca juga: Mitos Tentang Sampo yang Sudah Tak Perlu kamu Percaya Lagi

#GrowFearLess with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓