Ayurvedic Beauty, Tren Kecantikan yang Diperoleh dengan Keseimbangan Gaya Hidup

Vinsensia Dianawanti09 Des 2019, 11:30 WIB
kulit cantik

Fimela.com, Jakarta Ayurvedic Beauty baru banyak dikenal belakangan ini meski sebenarnya teknik ayurvedic sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Namun banyak praktik Ayurvedic yang diadaptasi ke dalam teknik kecantikan. Seperti menyikat kering, pemijatan dengan minyak, hingga minum air lemon panas tiap pagi adalah teknik yang dipinjam dari tradisi ayurvedic.

Apa yang disebut sebagai Ayurvedic Beauty? Melansir dari Purewow pada Senin (9/12/2019) seorang ahli ayurvedic bernama Shrankhla Holecek menyebut bahwa Ayurvedic Beauty secara umum merupakan gaya hidup. Sebuah pendekatan terpadu yang menekankan keterkaitan antara pikiran, tubuh, dan lingkungan untuk memberikan hasil yang diinginkan secara eksternal.

Praktik ayurvedic sudah dimulai sejak 10 ribu tahun lalu. Para yogi yang melakukan ayurvedic tidak menjadikan kecantikan sebagai tujuan utama. Melainkan kecantikan ini menjadi efek samping alami untuk mencapai keseimbangan dan kesehatan.

Tujuan Ayurveda sebenarnya adalah untuk mendinginkan kita secara emosional dan fisik ketika terlalu panas, menenangkan diri ketika merasa kelebihan beban, dan memberi energi ketika terasa lesu. Dengan cara ini, Ayurvda membantu kita terhindar dari kondisi kesehatan dan vitalitas alami dalam perawatan kulit yang holistik.

 

Menemukan kedamaian dalam batin

Kecantikan
Ilustrasi kecantikan/copyright shutterstock

Ada kesederhanaan dalam Ayurvedic Beauty yang menumbuhkan rasa damai dan kesenangan di tengah kericuhan dunia. Ini akan memberikan hasil yang jauh melampaui dari sekadar kulit yang bersinar dan rambut sehat.

Dibutuhkan pendekatan holistik dalam Ayurvedic Beauty. Kecantikan batin adalah sumber kecantikan dari luar. Sehingga dibutuhkan perawatan batin yang membawa kita lebih sadar akan apa yang kita makan dan masuk ke dalam tubuh kita.

Produk perawatan kulit yang digunakan dalam Ayurvedic Beauty berasal dari resep kuno dan tidak mengandung bahan kimia sintetis di dalamnya. Teknik ini hanya menggunakan jamu, minyak bergizi, minyak esensial, campuran kolagan, dan susu.

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓