Benarkah Mencukur Bulu pada Tubuh Bisa Membuat Tumbuh Tebal? Cek di Sini Faktanya

Fimela Editor31 Mar 2020, 16:00 WIB
Ilustrasi razor

Fimela.com, Jakarta Sebagai perempuan, memiliki bulu di ketiak, kaki, tangan, bahkan bulu halus pada wajah terasa sangat mengganggu penampilan. Tidak heran, masih banyak perempuan yang memilih untuk mencukur bulu pada tubuh mereka. Selain murah, mencukur juga dirasa efektif karena dapat dilakukan dirumah. Namun, setelah kamu berkomitmen untuk mencukur bulu kaki, ketiak, atau area mana pun, perlu perawatan yang konsisten agar bulu yang tumbuh kembali tetap terlihat rapi.

Jika kamu mulai bercukur pada usia muda, kamu mungkin akan mendengar banyak hal terakit apa yang boleh dilakukan serta larangan saat mencukur. Salah satu rumor yang paling umum adalah bahwa mencukur akan membuat rambut kamu tumbuh lebih tebal dan lebih gelap. Tetapi apakah itu benar-benar membuatnya tumbuh lebih tebal? Jawaban singkatnya adalah tidak.

Melansir dari The List, Lainey Everett, seorang ahli terapi kecantikan di London, mengatakan bahwa rumor itu tidak benar. Everett yang mengatakan kepada Cosmopolitan UK bahwa ia memiliki klien yang mengklaim melihat rambut yang lebih gelap, lebih tebal tumbuh kembali setelah mencukur atau wax bagian tubuh tertentu. Everett mengatakan bahwa apa yang mereka lihat hanyalah pangkal folikel, yang menciptakan perasaan tebal dan hanya tampak lebih gelap. Namun, ia juga menjelaskan secara ilmiah, mencukur hanya memotong rambut sehingga tidak merangsang pertumbuhan kembali. "Alasan utama mengapa rambut mengubah kedalaman pigmen hingga ketebalannya di area tubuh tertentu, adalah karena perubahan hormon seperti pubertas, usia, menopause, DNA, dan dalam beberapa kasus, pengobatan." 

Beberapa perempuan lebih percaya diri dengan bul

Ilustrasi razor
Sejumlah fakta di balik mencukur bulu pada tubuh yang wajib kamu pahami. (Foto: Instagram/@billie)

Mencukur bukanlah hal yang penting sampai sekitar tahun 1915, ketika gaun tanpa lengan dan pakaian yang kurang menutupi mulai menjadi tren baru untuk dipakai oleh perempuan, menurut Vox. Ketika abad ke-20 mulai berkembang dan teknologi pisau cukur menjadi lebih aman untuk digunakan, perempuan menjadi target baru untuk produk-produk penghilang bulu tersebut. Pada 1950-an, mencukur kaki menjadi norma bagi wanita.

Sekarang, ada semakin banyak perempuan yang mengatakan "tidak" untuk menghilangkan bulu tubuh mereka. Bahkan model terkenal seperti Emily Ratajkowski berbicara tentang pilihan mereka untuk mencukur atau tidak. "Pada hari tertentu, saya cenderung suka bercukur, tetapi terkadang membiarkan bulu tubuh saya tumbuh, itu adalah hal yang membuat saya lebih merasa seksi," tulisnya kepada Harper's Bazaar. "Jika aku memutuskan untuk mencukur ketiakku atau menumbuhkannya, itu terserah aku."

Apakah kamu mencukur atau tidak, seperti yang ditunjukkan Emily, itu sepenuhnya terserah kamu, dan yakinlah, ketika bulu tumbuh kembali setelah dicukur, itu tidak akan lebih tebal atau lebih gelap.

Penulis: Iffah Nurahmah

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓