Kenali Masa Kedaluwarsa Produk Skincare Sebelum dan Setelah Dibuka

Kezia Prasetya Christvidya03 Jun 2020, 11:35 WIB
skincare-kezo

Fimela.com, Jakarta Selain masa kedaluwarsa sebelum produk terbuka, perlu diketahui, kalau skincare juga memiliki masa kedaluwarsa setelah produk dibuka. Pada kemasan produk skincare, biasanya terdapat tulisan tanggan kedaluwarsa dibagian belakang kemasan, untuk mengetahui masa kedaluwarsa sebelum produk dibuka.

Beberapa produk juga ada yang menuliskan masa PAO, atau masa kedaluwarsa produk setelah kemasan dibuka. Namun tidak banyak produk yang menuliskan masa PAO. Agar tidak bingung, yuk kenali masa kedaluwarsa produk skincare sebelum dan setelah dibuka, yang sudah dilansir dari berbagai sumber:

Exfoliating Pad

ilustrasi exfoliating pad/pexels
ilustrasi exfoliating pad/pexels

Exfoliating pad adalah kapas basah yang biasanya digunakan untuk mengeksfoliasi kulit, yang dikemas dalam produk, dan biasanya memiliki masa kedaluwarsa hingga 2 tahun sebelum dibuka.

Namun setelah kemasan dibuka, produk skincare berupa exfoliating pad, memiliki masa kedaluwarsa sekitar 5 bulan saja. Exfoliating pad atau kapas basah, memiliki cairan yang berbahan aktif, untuk membantu mengatasi masalah kulit.

Kapas basah biasanya memiliki kandungan acid, yang bisa mengangkat sel kulit mati, dan tidak boleh digunakan setiap hari. Sehingga belilah exfoliating pad sesuai kebutuhan, karena jika terlalu banyak membeli pad, akan susah menghabiskannya sebelum masa kedaluwarsa berakhir.

Masker Wajah

ilustrasi masker wajah/pexels
ilustrasi masker wajah/pexels

Produk skincare berupa masker wajah, atau yang biasanya digunakan untuk mengeksfoliasi kulit, memiliki kedaluarsa selama 1 hingga 2 tahun sebelum produk dibuka. Produk masker yang memiliki banyak manfaat, dan bisa membantu mengatasi berbagai masalah jenis kulit, memiliki masa kedaluarsa sekitar 3 bulan setelah produk dibuka.

Karena produk masker memiliki kandungan buffering agent, yang digunakan untuk menjaga kestabilan pH pada produk tersebut, agar aman digunakan pada kulit. Setelah 3 bulan, kandungan buffering agent yang ada pada masker, akan menguap dan zat aktif pada masker akan lebih kuat.

Zat aktif yang ada pada masker, bisa membuat kulit menjadi iritasi, jika mendekati masa kedaluarsa.

Obat Jerawat

ilustrasi obat jerawat/pexels
ilustrasi obat jerawat/pexels

Obat jerawat merupakan produk skincare, yang digunakan untuk menyembuhkan jerawat, dan biasanya memiliki masa kedaluarsa sekitar 2 tahun sebelum produk terbuka. Produk skincare yang berupa obat jerawat, memiliki kandungan zat aktif benzoyl peroxide, atau bahan aktif salicylic acid

Bahan aktif yang terdapat pada obat jerawat tersebut, tidak akan berfungsi maksimal setelah 4hingga 6 bulan, sehingga produk obat jerawat tidak boleh digunakan lebih dari 6 bulan setelah kemasan terbuka.

Produk Skincare Anti Aging

ilustrasi produk skincare anti aging/pexels
ilustrasi produk skincare anti aging/pexels

Produk skincare yang biasa digunakan untuk anti aging, atau untuk mencegah penuaan dini pada kulit, memiliki masa kedaluarsa yang lama hingga 3 tahun sebelum kebuka. Namun produk skincare anti aging, memiliki masa kedaluarsa maksimal 11 bulan, ketika kemasan sudah terbuka dan terpakai.

Produk skincare untuk anti aging, memiliki kandungan retinoid untuk membantu meningkatkan produksi kolagen. Jika melebihi masa kedaluarsa maka bahan aktif tersebut tidak bekerja maksimal.

Toner

ilustrasi toner/pexels
ilustrasi toner/pexels

Toner adalah penyegar wajah, yang memiliki masa kedaluarsa lama, hingga 3 tahun ketika produk belum dibuka. Namun toner yang sudah dibuka, hanya bisa digunakan selama 6 bulan hingga 1 tahun, asalkan disimpan ditempat yang sejuk dan terhindar dari matahari.

Toner memiliki tekstur yang cair, sehingga mudah ditinggali bakteri. Jadi usahakan beli toner dengan ukuran yang sedang agar cepat habis.

Pelembap Wajah

ilustrasi pelembap wajah/pexels
ilustrasi pelembap wajah/pexels

Pelembap adalah rangkaian skincare, yang bisa membantu melembapkan kulit yang kering, dan memiliki masa kedaluarsa hingga 3 tahun ketika kemasan masih tertutup. Pelembap biasanya dikemas dengan berbagai bentuk. Untuk pelembap yang memiliki kemasan tube, akan lebih lama masa kedaluarsanya karena tidak mudah terkontaminasi bakteri.

Tetapi untuk pelembap yang dikemas dengan kemasan jar, hanya mampu bertahan hingga 11bulan, karena mudah terkontaminasi bakteri, yang bisa membuat kandungan dalam pelembap menjadi rusak.

Lanjutkan Membaca ↓