5 Cara Mengatasi Hiperpigmentasi Pada Kulit Wajah

Kezia Prasetya Christvidya26 Okt 2020, 15:35 WIB
Diperbarui 26 Okt 2020, 15:35 WIB
skincare-kezo

Fimela.com, Jakarta Hiperpigmentasi kulit sering terjadi pada usia mulai 20tahunan, karena hiperpigmentasi kulit ini hampir sama dengan tanda-tanda penuaan dini. Hiperpigmentasi pada kulit sebenarnya bukanlah masalah yang besar, tetapi bisa menganggun penampilanmu.

Hiperpigmentasi bisa disebabkan karena flek hitam, bekas jerawat, bekas luka, terlalu sering terpapar sinar matahari, hingga faktor usia yang menyebabkan terjadinya penggelapan di area kulit tertentu.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi hiperpigmentasi di kulit wajah. Yuk simak 5 cara mengatasi hiperpigmentasi berikut ini, dilansir dari berbagai sumber:

Menggunakan Vitamin C

ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/puhhha/shutterstock
ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/puhhha/shutterstock

Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah yang pertama, yaitu menggunakan skincare yang memiliki kandungan vitamin C dan asam kojic. Kandungan ini bisa menghambat enzim tyrosinase yang membentuk melanin.

Kedua kandungan ini biasanya terdapat pada toner, serum dan pelembap yang bisa digunakan sebagai skincare pagi dan malam hari.

Kandungan ini memiliki sifat sebagai antioksidan, yang mampu menangkal radikal bebas yang merusak sel kulit. Kandungan ini juga bisa membantu melembapkan kulit, meningkatkan produksi kolagen dan membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini pada kulit.

Eksfoliasi

ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/Ajintai/shutterstock
ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/Ajintai/shutterstock

Kulit yang mengalami hiperpigmentasi akan terlihat lebih kusam, kering dan kurang bercahaya. Hal ini bisa disebabkan karena terdapat sel kulit mati yang menumpuk di wajah.

Sebenarnya sel kulit bisa regenerasi setiap 28 hingga 30 hari sekali. Tetapi pada usia yang semakin menua, proses regenerasi kulit lebih lambat yang membuat wajah terlihat lebih kusam. Penumpukan sel kulit mati ini juga bisa menyebabkan pori-pori menjadi tersumbat dan menyebabkan komedo di wajah.

Untuk mengatasinya, Sahabat Fimela bisa menggunakan produk-produk eksfoliasi kulit wajah, seperti toner yang memiliki kandungan AHA dan BHA. Produk eksfoliasi ini bisa membantu mengangkat sel kulit mati, mempercepat tumbuhnya sel kulit baru dan membantu mencerahkan kulit wajah.

Sunscreen

ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/Roman Samborskyi/shutterstock
ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/Roman Samborskyi/shutterstock

Sunscreen atau tabir surya adalah kunci untuk membantu mencegah terjadinya hiperpigmentasi kulit. Karena sunscreen bisa membantu melindungi kulit, agar tidak terkena sinar matahari secara langsung dan menghindari paparan radikal bebas di kulit.

Sunscreen yang disarankan untuk digunakan adalah mineral sunscreen. Karena sunscreen ini memiliki kandungan mineral yang alami, seperti titanium dioxide dan zinc oxide.

Kandungan yang terdapat di dalam mineral sunscreen, bisa memberikan perlindungan ekstra pada kulit, yang bekerja diatas permukaan kulit untuk memantulkan sinar UVA dan UVB.

Laser

ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/popcorner/shutterstock
ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/popcorner/shutterstock

Selain menggunakan skincare, Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah bisa menggunakan perawatan dari klinik kecantikan, yaitu dengan menggunakan laser wajah untuk menghilangkan hiperpigmentasi.

Laser wajah bekerja mengunakan energi cahaya dengan menitikkan pada area wajah yang mengalami hiperpigmentasi, yang bisa fokus menyamarkan lapisan demi lapisan, sehingga titik hitam di wajah atau flek hitam bisa tersamarkan.

Walaupun laser wajah ini bekerja sangat efektif, tetapi laser wajah ini lebih baik digunakan pada kulit yang cenderung normal. Karena kulit normal hanya memiliki sedikit pigmen. Perlu diingat, sebelum menggunakan laser, lebih baik konsultasikan ke dokter kulit terlebih dahulu.

Chemical Peeling

ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/YAKOBCHUK VIACHESLAV/shutterstock
ilustrasi Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah/YAKOBCHUK VIACHESLAV/shutterstock

Cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah yang terakhir, yaitu dengan melakukan chemical peeling, yang penanganannya hanya boleh dilakukan oleh dokter kulit di klinik kecantikan.

Chemical peeling adalah metode perawatan wajah, dengan cara mengoleskan krim kimia ke area wajah yang mengalami hiperpigmentasi. Metode ini dilakukan untuk mengangkat sel kulit yang mati dan bisa membantu mengatasi masalah kulit lainnya.

Sebenarnya chemical peeling ini ada 3 jenisnya, yaitu untuk menghilangkan kulit wajah yang mengalami hiperpigmentasi, membantu merangsang pertumbuhan sel kulit dan membantu mengatasi masalah jerawat.

Lanjutkan Membaca ↓