Sukses

Beauty

Ubah Wajah Tanpa Bedah, Berani?

Next

fillerDengan berkembangnya teknologi kecantikan, injection filler atau suntikan filler bisa “mengisi” kekurangan pada wajah sesuai dengan kebutuhan setiap individu. Entah itu untuk mengisi, mengencangkan, menyamarkan garis-garis halus, menghilangkan keriput, sampai membentuk bibir yang lebih penuh. Awalnya, saya sempat khawatir karena banyak penyuntikan untuk kecantikan yang dianggap berbahaya untuk kesehatan. Namun, ternyata suntikan filler seperti Botox dan Restylane sudah dilakukan oleh puluhan juta pasien di seluruh dunia yang merasa cukup puas dengan hasilnya, dan prosedurnya sendiri telah mendapatkan persetujuan dari badan FDA di Amerika.

Saat ini, terdapat banyak sekali variasi dari suntikan filler yang membuat banyak orang lantas kebingungan untuk memilih suntikan mana yang tepat. Berikut adalah rangkuman lengkap secara singkat mengenai berbagai macam suntikan filler.

 

Botox

Botox bekerja dengan melumpuhkan otot yang menyebabkan keriput sehingga dapat menghapus kerutan dan keriput pada bagian yang disuntikkan. Metode ini telah mendapatkan persetujuan dari badan FDA pada bulan April 2002 untuk menghilangkan garis kerutan di antara alis. Namun begitu, Botox juga digunakan untuk bagian-bagian lain termasuk pada dahi. Suntikkan Botox dapat bertahan selama 3-6 bulan dan hasilnya telah diakui sebagai satu metode yang paling efektif untuk menghapus garis kerutan pada wajah.

Efek samping yang dilaporkan adalah memar, kulit kemerahan, kulit menjadi kebal rasa pada bagian yang disuntik, pusing, dan rasa mual.

 

Next

 

fillerInjeksi Hyaluronic Acid

Hyaluronic Acid ditemukan dalam jaringan ikat pada tubuh yang dapat digunakan untuk mengisi, membentuk dan mengencangkan bagian-bagian wajah.

Filler ini bekerja pada lapisan dermis kulit dan cocok digunakan untuk mengatasi static wrinkle atau kerutan yang terlihat meskipun otot tidak sedang berkontraksi. Produk Restylane, misalnya, mampu mengisi garis-garis keriput di sekitar mulut, mata, hidung dan dahi. Perlane yang memiliki tekstur lebih kental dari Restylane juga dapat dimanfaatkan untuk face enhancement seperti meninggikan batang hidung, menambah volume pipi dan membentuk dagu tanpa operasi sehingga wajah terlihat lebih proporsional. Restylane sendiri telah mendapatkan persetujuan dari FDA pada Desember 2003 sementara Perlane pada bulan May 2007. 

Pada tanggal 23 November 2011 kemarin, Restylane bersama dengan dokter Olivia Ong yang bertempat praktek di Hang Lekir menyelenggarkan sebuah acara dimana mereka mewujudkan keinginan beberapa orang untuk "mengubah" bagian wajahnya menggunakan metode suntikan filler. Hasilnya langsung bisa terlihat seketika dimana para pasien kantung matanya menghilang, memiliki tekstur tulang pipi yang terlihat lebih tinggi, sampai yang terlihat lebih muda karena suntikan Restylane & Perlane mengisi bagian wajah yang kempot.

Ketika ditanyakan, beberapa mengalami efek samping dari Restylane & Perlane yang meliputi memar,  pembengkakan, dan rasa sakit yang akan menghilang dalam beberapa hari. Pada kasus lainnya, kulit bisa menjadi kemerahan dan gatal-gatal.

 

Selphyl/ Vampire Lift

Selphyl meliputi tindakan pengambilan darah seorang pasien yang kemudian diolah dengan sebuah alat khusus untuk memisahkan sel darah merah dari Plasma Rich Platelet (PRP). PRP yang berwarna kuning keemasan sehingga disebut “golden liquid” inilah yang digunakan sebagai filler untuk disuntikkan ke bagian yang kempot sehingga daerah tersebut akan terlihat kenyal dengan kulit yang terlihat muda kembali.

Karena prosedur ini menggunakan PRP dari darah si pasien sendiri, maka tubuh tidak akan bereaksi negatif ataupun alergi terhadap injeksi PRP tersebut. Hasilnya bertahan sekitar 1.5 – 2 tahun setelah penyuntikan sehingga bersifat semi permanen dibandingkan suntikan filler lainnya yang umumnya hanya bertahan selama beberapa bulan saja.

Efek samping meliputi kulit memar, pembengkakan, kulit kemerahan, rasa gatal dan iritasi.

 

Next

injectionInjeksi Kolagen

 

Kolagen adalah protein utama yang ditemukan dalam jaringan ikat tubuh kita.

Kalau biasanya suntikan filler hanya bertahan dalam hitungan bulan dan harus dilakukan penyuntikan ulang untuk maintenance, ada filler kolagen bernama Artefill yang hasilnya lebih permanen. Filler ini efektif untuk memberikan volume dan daya topang bagi permukaan kulit sehingga bisa menghapus kerutan dan keriput, serta membantu membentuk kontur wajah. Banyak ahli yang menganggap Artefil merupakan suntikan filler terbaik untuk mengisi dan membentuk bibir. Artefill juga telah mendapatkan persetujuan dari FDA pada bulan Oktober 2006. 

Efek samping yang dilaporkan meliputi memar, kulit kemerahan, pembengkakan dan alergi. Karena itu, bagi kalian yang mempunyai kecenderungan kulit alergi akan dianjurkan untuk mengikuti tes alergi terlebih dahulu.

 

Bagaimanapun juga, cara terbaik untuk memilih injeksi yang tepat adalah dengan berkonsultasi dengan dokter bedah plastik bersertifikat yang memenuhi syarat untuk melakukan suntikan kosmetik. Lakukan penelitian lebih jauh tentang jenis suntikan filler yang kamu inginkan dan jauhilah suntikan yang berbahaya seperti suntikan silikon cair yang banyak ditawarkan pada salon kecantikan yang tidak terakreditasi.

Beranikah kamu?

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading