Diary Fimela: Tiga Srikandi Surabaya Buka Lapangan Pekerjaan di Tengah Covid-19 untuk Perempuan Lewat Industri Kecantikan

Anisha Saktian Putri17 Mei 2021, 16:30 WIB
Diperbarui 17 Mei 2021, 16:30 WIB
Tiga perempuan asal Surabaya buka lapangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19/dok. Unsplash Brooke

Fimela.com, Jakarta Pandemi Covid-19 memengaruhi berbagai sektor , tak hanya kesehatan. Sektor ekomoni pun mengalami dampak serius. Pembatasan aktivitas membuat bisnis tersendat, beimbas banyak karyawan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena perusahaan tak mampu lagi membayar gaji.

Melihat hal tersebut, tiga perempuan, Delta Hesti, Linda Wan dan Margaret Srijaya berfikir membuka lapangan pekerjaan untuk para perempuan yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19. Ketiganya menbuka lapangan kerja dengan membuat brand kecantikan Heslin Beauty.

Idenya membuka brand kecantikan berawal dari Delta Hesti yang sudah dikenal menjadi salah satu pengusaha perempuan sukses memiliki usaha di bidang fashion dan makanan, Delta pun akhirnya mencoba membuka peluang bisnis bidang lain yaitu di bidang kecantikan dengan menggandeng partnernya Linda Wan. 

Untuk memperkuat bisnis, mereka berdua menggandeng Margaret Srijaya founder @womenpreneur.id untuk membuka klinik kecantikan dengan nama “Heslin Aesthetic Clinic”.

“Memang aku dan mbak Linda ingin membuka peluang pekerjaan seluas-luasnya, apalagi selama pandemi gini, banyak orang yang di-PHK juga kan, semoga dengan buka klinik kecantikan ini bisa bantu perekonomian keluarganya juga,” kata Delta Hesti dalam siaran pers yang diterima Fimela.com. 

Ketiga perempuan asal Surabaya ini memiliki visi dan misi yang sama membuat perempuan Indonesia mampu menciptakan lapangan kerja dan berpenghasilan.“Kami punya tujuan yang sama yaitu membuat orang-orang juga mau berbisnis dengan cara menjadi distributor dan reseller Heslin Beauty, jadi meskipun di rumah aja masih bisa menghasilkan terutama ibu-ibu rumah tangga jadi waktunya fleksibel," kata Linda Wan.

Mereka bertiga merupakan sosok perempuan inspiratif dan menjadikan stigma perempuan harus pandai dalam segala hal, mandiri. Tidak hanya cantik dari luar, perempuan juga cantik di dalam dengan selalu upgrade skill atau value dalam hidup. Maka mampu untuk mandiri secara finansial dan pantang menyerah.

“Saya diajak sama mbak Hesti dan mbak Linda untuk membuka peluang usaha di bidang kecantikan dan saya juga memiliki visi dan misi yang sama di bidang entrepreneur khususnya untuk wanita. Saya juga selalu share ke teman-teman bahwa perempuan Indonesia harus cerdas, berwawasan, kuat, mandiri finansial dan pantang menyerah," imbuh Margaret Srijaya.

Ketiga pendiri Heslin Aesthetic Clinic/dok. Heslin Aesthetic Clinic
Ketiga pendiri Heslin Aesthetic Clinic/dok. Heslin Aesthetic Clinic

Mengenal Heslin Beauty

Heslin Aesthetic Clinic/dok. Heslin
Heslin Aesthetic Clinic/dok. Heslin

Diketahui, Heslin Beauty sudah sukses selama satu tahun, produk pertamanya dari serangkaian produk perawatan, produk keduanya adalah serum, produk ketiganya yaitu lip matte, yang terakhir ada body lotion dan body serum.

Dan dikenal sebagai produk skincare dengan kandungan bird nest. Tak hanya produk kecantikan,  Heslin juha membuka klink kecantikan yabg diberi naman Heslin Aesthetic Clinic yang baru saja mengadakan Grand Opening pada 07 Mei 2021 di Ruko Manyar Garden 101 Kaveling 32, Surabaya. 

Dengan treatment andalannya adalah menggunakan Laser Picosure untuk mengatasi masalah kulit seperti pigmentasi, bekas jerawat, peremajaan dan bisa untuk menghilangkan tattoo.

"Laser Pico salah satu alternative non bedah, sehingga seseorang setelah treatment juga bisa melakukan rutinitas harian," tandas Linda Wan.

"Dijamin harga treatmentnya terjangkau di semua kalangan masyarakat untuk melakukan treatment seluruh tubuh dalam jangka panjang," tutup Margaret.

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓