Sukses

Beauty

Tips Merawat Kulit Kepala untuk Kamu yang Memiliki Masalah Rambut Rontok

Fimela.com, Jakarta Entah karena penuaan, kekurangan nutrisi, genetika, atau COVID-19, rambut rontok adalah masalah yang memengaruhi hampir semua orang di seluruh dunia. Masalah rambut rontok juga menjadi sumber stres dan kepercayaan diri yang rendah.

Alopecia merupakan istilah umum untuk berbagai jenis rambut rontok, yang dapat memengaruhi jenis kelamin apapun pada berbagai tahap kehidupan, dan jelas memerlukan perawatan khusus. Dua jenis alopecia yang paling umum adalah androgenetik dan telogen effluvium.

Androgenetic alopecia adalah sejenis rambut rontok yang bermanifestasi sebagai rambut menipis dan timbul secara bertahap. Ini bersifat genetik dan biasanya diwarisi dari salah satu orangtua, seperti dilansir dari allure.com.

Sedangkan telogen effluvium biasanya disebabkan oleh stres fisik atau emosional dalam tubuh, seperti kehamilan, pemebedahan, pengobatan baru, stres, dan faktor lainnya. Dengan telogen effluvium, rambut rontok terjadi biasanya 6 sampai 12 bulan setelah peristiwa yang membuat stres.

Rambut rontok tidak hanya membuat rambut tampak lebih tipis, tapi juga membuat lebih banyak area di kulit kepala yang harus dirawat dengan hati-hati. Berikut ini adalah beberapa tips merawat kulit kepala jika kamu memiliki masalah rambut rontok.

 

 

1. Atasi dengan lembut

Penting untuk merawat kulit yang terkena alopecia dengan lembut agar tidak memperburuk kondisi. Perawatan pemutihan, pewarnaan, atau pelurusan rambut dapat meningkatkan kerontokan atau kerusakan berlebih, yang menyebabkan lebih banyak rambut rontok dan kerusakan kulit kepala.

Tindakan menarik rambut terlalu kencang dapat menyebabkan rambut rontok, jadi hindari mengikat rambut dengan gaya ekor kuda dan semua aksesori rambut. Selain itu, panas berlebihan dalam bentuk pengering rambut, alat pengeriting, dan flatiron dapat menyebabkan kerusakan struktural pada folikel dan semakin merusak rambut.

Mandi air panas yang berlebihan juga dapat merusak kulit dengan alopecia. Suhu yang terlalu panas dapat membuat kulit kepala menjadi dehidrasi di sekitar folikel rambut dan menyebabkan kerapuhan folikel rambut.

2. Melembapkan kulit kepala, bukan hanya rambut

Rambut rontok dapat membuat kulit kepala lebih rentan terhadap kekeringan, sehingga penting untuk menjaga kelembapan kulit kepala saat kamu memiliki alopecia. Bahan seperti hydroxypropyl bis-hydroxyethyldimonium chloride, humektan yang bisa lebih menempel pada rambut dan kulit kepala, memberikan hidrasi lebih tahan lama, bahkan dalam aplikasi bilas.

Kamu direkomendasikan menggunakan produk sampo yang mengandung surfaktan ringan untuk membersihkan dengan lembut, seperti isethionates, betaines, dan sodium laurylglu­cosides hydroxyp­ropylsulfonate. Hindari bahan lain yang hanya memperburuk msalah, seperti alkohol, formaldehida, wewangian sintetis, dan natrium lauril sulfat.

 

3. Jangan lupa memberi perlindungan

Rambut menipis juga bisa membuat kulit kepala lebih rentan terhadap sinar UV. Oleskan tabir surya pada kulit kepala yang menipis.

Tabir surya mineral dan krim yang mengandung seng oksida atau titanium dioksida akan terlalu sulit untuk didistribusikan secara merata di sekitar rambut dan berisiko meninggalkan warna putih yang lebih terlihat pada rambut yang lebih gelap. Carilah produk yang tidak akan menyebabkan iritasi, yang justru memperburuk kondisi kulit kepala.

#Elevate Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading