6 Cara Menjaga Lingkungan dari Kerusakan Melalui Produk Kecantikan yang Digunakan

Anisha Saktian Putri25 Jun 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 25 Jun 2021, 07:30 WIB
Produk kecantikan yang digunakan bisa menyelamatkan lingkungan dari kerusakan/dok.  shutterstock

Fimela.com, Jakarta Dari memilih pakaian daur ulang hingga membeli produk tanpa air, perubahan sederhana pada lemari pakaian dan rejimen kecantikan dapat membantu menyelamatkan lingkungan hidup.

Kini banyak brand perawatan kulit telah beralih dari kemasan plastik ke botol kaca yang dapat didaur ulang atau menghilangkan kemasan kertas yang berlebihan, hingga menggunakan kandungan makeup atau skincare yang aman agar lingkungan tidak tercemar.

Melansir theedgesingapore.com, industri kecantikan menyumbang 120 miliar unit kemasan per tahun dan lebih dari satu miliar ton karbon dioksida per tahun hanya dari pengiriman saja.  Jika tidak ada yang dilakukan, industri ini mungkin bertanggung jawab atas 30 persen polusi dunia pada tahun 2025.

Untuk itu, berikut ini beberapa cara dapat dilakukan agar lebih ramah lingkungan melalui produk kecantikan yang digunakan.

 

1. Kemasan ramah lingkungan

Ilustrasi kemasan produk kecantikan ramah lingkungan/Karolina Grabowska/shutterstock
Ilustrasi kemasan produk kecantikan ramah lingkungan/Karolina Grabowska/shutterstock

Banyak merek perawatan kulit sekarang beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan untuk mempromosikan sustainable.  Merek alami Prancis Caudalie mengemas pembersih Vinoclean terbarunya dalam plastik daur ulang 100%, sementara Clinique dan Estée Lauder telah beralih dari wadah plastik ke kaca.

Botol ramping Lancôme Clarifique Dual Essence menggunakan bahan daur ulang hibrida bersertifikasi FSC yang terbuat dari 25% kaca daur ulang. Untuk mengurangi pemborosan, merek perawatan rambut Phyto dan Fenty skincare telah sepenuhnya menghilangkan kotak sama sekali, atau membuat kemasan dari bahan daur ulang pascakonsumen. 

Jika tidak mendaur ulang di rumah, banyak perusahaan kecantikan yang lebih ramah lingkungan dapat melakukannya untukmu.  Merek ramah lingkungan seperti program daur ulang L'Occitane dan Origins "Return to Origins" menyambut semua wadah kosmetik kosong apa pun mereknya.  The Body Shop memiliki inisiatif “Kembali, Daur Ulang, Ulangi” di mana anggota LYBC (Love Your Body Club) akan menerima hadiah untuk setiap pengembalian empat botol plastik atau bak kosong. Begitu Garnier. 

2.  Pilih produk tanpa air

ilustrasi manfaat kandungan peptida pada produk kecantikan/IRA_EVVA/shutterstock
ilustrasi manfaat kandungan peptida pada produk kecantikan/IRA_EVVA/shutterstock

Banyak perusahaan mengatasi kekurangan air dengan memilih untuk menggunakan lebih sedikit air dalam produk mereka. 

Saat ini, produk kecantikan tanpa air dapat ditemukan dalam masker bubuk dan eksfoliator atau balsem kaya minyak esensial dan minyak wajah.  Tidak hanya menggunakan lebih sedikit air yang bagus untuk bumi ini, tetapi juga kabar baik untuk kulit kita.  Rata-rata krim atau losion terdiri dari sekitar 70 persen air yang berarti hanya ada sedikit ruang untuk bahan perawatan kulit yang sebenarnya.

3. Dukung penanaman pohon

Menanam Pohon
Ilustrasi/copyright shutterstock

Kemasan kertas adalah salah satu penyumbang terbesar deforestasi global, yang menyebabkan peningkatan suhu dan tingkat polusi.  Untuk mengatasi hal ini, berbagai merek bekerja sama dengan badan pemerintah untuk menanam kembali pohon.

4.  Cari kata 'biodegradable'

Ilusrasi produk kecantikan/Tatiana.kochkina/Shutterstock)
Ilusrasi produk kecantikan(Tatiana.kochkina/Shutterstock)

Polusi plastik adalah masalah global yang sangat besar, dengan beberapa pencemar terbesar adalah produk rumah tangga atau perawatan pribadi.  Karena alasan inilah semakin banyak merek kecantikan mengambil langkah ekstra untuk membuat kemasan dan formula mereka sepenuhnya dapat terurai secara hayati atau dapat dibuat kompos.

Beberapa bahan biodegradable yang umum digunakan antara lain gabus, bambu, bioplastik nabati, rumput laut, miselium, rami dan sabut kelapa.  Bahan kompos termasuk kertas, jerami, karton, kantong kertas cokelat, ampas tebu (bubur tebu), pati jagung (Asam Polilaktat), daun kelapa sawit dan pulp kayu.

5. Tukar kemasan sekali pakai dengan isi ulang

 Daur ulang/Photo by Sigmund on Unsplash
 Daur ulang/Photo by Sigmund on Unsplash

Ada banyak merek yang sekarang menawarkan isi ulang untuk membantu pelanggan menghemat biaya sekaligus menyelamatkan bumi ini.

6. Gunakan lebih sedikit tisu dan kapas

kapas-kezo
ilustrasi jenis kapas kecantikan/Nutlegal Photographer/shutterstock

Mengkonsumsi lebih sedikit periferal perawatan kulit seperti tisu atau kapas untuk menghapus riasan jauh lebih baik untuk lingkungan dan dompetmu.  Sebagai gantinya, singkirkan kotoran dan kotoran dengan pembersih atau minyak seperti Shu Uemura Cleansing Oil yang melakukan pekerjaan luar biasa untuk menghilangkan riasan dengan lembut.  Sephora juga menjual berbagai merek handuk penghapus riasan yang dapat dicuci dengan mesin yang secara efektif menghilangkan riasan dan mengelupas kulit. 

Menjaga lingkungan hidup bukan berarti  harus membuang sheet mask.  Saat ini, versi yang dapat digunakan kembali menjadi lebih mudah tersedia di pasar, seperti masker lembaran kering dari Charlotte Tilbury dan Trish McEvoy yang dapat dipakai ulang sekitar tiga kali. 

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓