7 Penyebab Eksim Kering dan Tips Memilih Sabun Mandi untuk Menyembuhkannya

Kezia Prasetya Christvidya01 Des 2021, 09:31 WIB
Diperbarui 01 Des 2021, 10:00 WIB
Rasa Gatal di Paha

Fimela.com, Jakarta Eksim kering adalah masalah kulit kronis yang termasuk dalam dermatitis atopik. Kondisi ini harus segera disadari, karena bisa mengganggu penampilan dan menyebabkan penderitanya tidak nyaman saat beraktivitas.

Eksim kering ini sering ditandai dengan munculnya peradangan di sekitar kulit, muncul kemerahan, kulit menjadi bengkak, terasa gatal, kering dan pecah-pecah. Jika eksim kering ini digaruk, maka bisa menyebabkan luka di kulit dan membekas.

Seseorang yang memiliki eksim kering ini, harus memperhatikan cara memilih sabun mandi yang benar. Agar sabun mandi yang digunakan tidak menyebabkan iritasi di kulit yang terkena eksim kering. Berikut penyebab eksim kering dan tips memilih sabun mandi yang tepat, dilansir dari berbagai sumber:

Penyebab Eksim Kering

Kulit Gatal
Ilustrasi kulit gatal/copyright shutterstock

1. Dermatitis

Penyebab eksim kering yang pertama adalah karena memiliki penyakit kulit, yang disebut dengan dermatitis, seperti dermatitis kontak, dermatitis seboroik dan dermatitis atopik. Penyakit ini bisa menyebabkan kulit kering dan berisiko terkena eksim kering.

2. Efek Samping Obat-Obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang menyebabkan eksim kering, seperti obat psoriosis, obat diabetes, obat hipotiroidisme, obat malnutrisi, obat diuretik dan obat jerawat. Sebaiknya konsultasikan terlebih dulu pada dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan itu, agar terhindar dari kulit kering dan eksim kering.

3. Sering Menggunakan Air Panas

Pemilik eksim kering sebaiknya hindari menggunakan air panas saat mandi. Karena air panas bisa menyebabkan kulit kering dan memperburuk kondisi eksim kering. Walaupun air hangat bisa membantu melancarkan peredaran darah, tetapi bagi seseorang yang memiliki eksim kering, akan lebih disarankan untuk menggunakan air dingin saat mandi.

4. Penyakit Tiroid

Eksim kering bisa disebabkan karena kamu memiliki riwayat penyakit tiroid. Kelenjar tiroid memiliki fungsi untuk mengatur hormon di tubuh. Jika fungsi kelenjar tiroid terganggu, maka kulit akan berubah menjadi kering dan kasar.

Penyebab Eksim Kering

kulit-kezo
ilustrasi eksim/Pixel-Shot/shutterstock

5. Faktor Usia

Seiring bertambahnya usia, eksim kering akan mudah menyerang kulit. Karena saat usia bertambah, kondisi kulit akan semakin kering, dan kehilangan pelembap alami yang terdapat dalam kulit. Kulit yang sangat kering ini akan menimbulkan ruam, sangat sensitif dan berisiko terkena eksim kering.

6. Faktor Keturunan

Eksim kering juga bisa disebabkan karena faktor keturunan. Eksim kering ini bisa muncul saat masih bayi hingga dewasa. Kondisi ini disebabkan karena keluarga ada yang memiliki kulit kering dan sensitif, yang rentan terkena eksim kering.

7. Penggunaan Bahan Kimia

Penyebab eksim kering yang terakhir yaitu karena terkena bahan kimia. Jika kamu sering menggunakan detergen atau sabun, maka kulit akan berisiko terkena eksim kering. Sebaiknya gunakan sarung tangan saat menggunakan bahan kimia, agar tidak terkena kulit dan terhindar dari eksim kering.

Tips Memilih Sabun Mandi untuk Menyembuhkan Eksim Kering

kulit-kezo
ilustrasi eksim/nednapa/shutterstock

Bagi pemilik eksim kering, sebaiknya harus berhati-hati saat memilih produk sabun mandi yang tepat. Karena salah memilih sabun mandi, bisa menyebabkan kondisi eksim kering semakin buruk, kulit semakin kering dan memicu ruam kulit.

Sebaiknya pilih sabun mandi yang tidak mengandung alkohol, deterjen, parfum, atau bahan kimia berbahaya lainnya. Kamu bisa memilih sabun mandi yang kandungannya aman untuk kulit kering dan sensitif, seperti hyaluronic acid, lidah buaya, shea butter, minyak kelapa, gliserin, dan lanolin.

Selain itu, pilihlah sabun mandi yang memiliki pH sesuai dengan kulitmu. Pada umumnya, pH kulit normal adalah berkisar antara pH 4-7. Sehingga hindari pemilihan sabun mandi yang terlalu asam atau basa. Hindari juga sabun mandi yang mengandung eksfoliator, seperti AHA, glycolic acid, salicylic acid, dan sulfur atau belerang.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela