5 Penyebab Jerawat Batu di Pipi dan Cara Mengatasinya

Kezia Prasetya Christvidya03 Des 2021, 08:46 WIB
Diperbarui 03 Des 2021, 09:12 WIB
Jerawat/mlg

Fimela.com, Jakarta Jerawat adalah masalah kulit yang sering muncul di wajah, yang bisa mengganggu penampilan dan bikin nggak nyaman. Jerawat memiliki banyak jenis yang berbeda, salah satunya adalah jerawat batu atau yang sering disebut jerawat cystic.

Jerawat batu yang muncul di bagian pipi, bisa saja terjadi akibat acne mechanica yang muncul akibat kulit terkena gesekan, seperti saat mengangkat telepon, saat tidur pipi menyentuh bantal atau mengeringkan dengan handuk yang kasar.

Jerawat batu di pipi memiliki bentuk benjolan besar, akibat adanya infeksi bakteri pada lapisan kulit atas. Jerawat batu ini memiliki nanah di dalamnya, bertekstur keras dan terasa sangat sakit saat disentuh.

Jerawat batu di pipi yang tidak segera diatasi, bisa menyebabkan kulit tampak kemerahan dan meradang, serta bekas jerawatnya tak mudah untuk dihilangkan. Berikut penyebab jerawat batu di pipi dan cara mengatasinya, dilansir dari berbagai sumber:

Penyebab Jerawat Batu di Pipi

Jerawat/mlg
Ilustrasi Cystic acne/copyright shutterstock

1. Faktor Keturunan

Penyebab jerawat batu di pipi yang pertama yaitu karena adanya faktor keturunan atau faktor genetika. Jerawat bisa saja diturunkan oleh orang tua ke anaknya, jika orang tua memiliki kulit berminyak dan sering berjerawat. Secara umum, jerawat waktu terjadi karena produksi minyak berlebih yang menyumbat pori-pori. Walaupun disebabkan karena faktor keturunan, tetapi jerawat batu masih bisa diatasi.

2. Faktor Hormonal

Jerawat batu di pipi juga bisa muncul karena faktor hormonal. Hormon pada seorang perempuan bisa saja berubah-ubah, seperti saat masa pubertas, haid, hamil dan menopause.

Saat jerawat batu muncul akibat faktor hormonal, hal ini disebabkan karena hormon androgen lebih banyak di dalam tubuh manusia, yang bisa memicu timbulnya jerawat batu di pipi, kulit lebih berminyak dan muncul komedo.

3. Rusaknya Lapisan Kulit

Penyebab jerawat batu di pipi yang selanjutnya, karena terjadinya kerusakan pada lapisan kulit. Lapisan kulit yang rusak ditandai dengan terjadinya penumpukan sel kulit mati dan pertumbuhan sel kulit terhambat.

Lapisan kulit yang rusak ini, membuat radikal bebas menjadi lebih mudah menyerang kulit, membuat wajah menjadi lebih banyak komedo, kondisi kulit menjadi berminyak hingga menyebabkan jerawat batu.

Penyebab Jerawat Batu di Pipi

Jerawat/mlg
Ilustrasi jerawat/copyright shutterstock

4. Sering Menggunakan Makeup

Sering menggunakan makeup yang tebal bisa menyebabkan jerawat batu tumbuh di pipi. Apalagi jika makeup tidak dibersihkan. Produk makeup bisa membuat kulit menjadi lebih berminyak, yang nantinya minyak tersebut akan menyumbat pori-pori, kemudian menyebabkan jerawat batu di pipi. Untuk itu, jangan lupa selalu membersihkan makeup, dan gunakan produk makeup yang memiliki klaim noncomedogenic atau hypoallergenic.

5. Gaya Hidup Tidak Sehat

Penyebab jerawat batu di pipi yang terakhir, yaitu karena pengaruh gaya hidup yang tidak sehat. Kalau kamu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis, maka jerawat batu dapat tumbuh di pipi. Hal ini disebabkan makanan dan minuman manis bisa meningkatkan produksi insulin di tubuh.

Saat insulin terlalu tinggi di dalam tubuh, maka produksi minyak di kulit akan meningkan, dan menyebabkan kulit wajah berminyak serta pori-pori tersumbat.

Cara Mengatasi Jerawat Batu di Pipi

skincare-kezo
ilustrasi produk skincare/aslysun/shutterstock

Untuk mempercepat penyembuhan jerawat batu di pipi, kamu bisa menggunakan beberapa produk perawatan wajah, yang memiliki kandungan bahan aktif seperti alpha hydroxy acid, beta hydroxy acid, niacinamide, retinol, salicylic acid dan benzoyl peroxide.

Selain itu, rajinlah mencuci wajah setiap pagi, siang dan malam hari untuk membersihkan kotoran dan sisa makeup di wajah. Lakukan juga eksfoliasi wajah setiap seminggu 2 kali, untuk membersihkan pori-pori tersumbat, mengangkat sel kulit mati, dan mempercepat penyembuhan jerawat.

Sahabat Fimela juga bisa melakukan pola hidup sehat seperti olahraga, mengurangi konsumsi makanan berminyak dan menghindari pemanis buatan, tidur sebelum jam 10 malam, dan rutin mengonsumsi air putih.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela