It's Okay, Ajakan Bagi Perempuan untuk Perangi Pelecehan Seksual di Media Sosial

Vinsensia Dianawanti06 Des 2021, 20:40 WIB
Diperbarui 06 Des 2021, 20:41 WIB
Pelecehan Seksual

Fimela.com, Jakarta Seiring perkembangan teknologi membuat pelecehan seksual tidak hanya terjadi secara fisik. Kini, ada berbagai banyak tindak pelecehan seksual di dunia maya, khususnya di media sosial.

Landasan hukum yang belum jelas membuat pelaku pelecehan seksual di media sosial kerap luput dari hukuman. Membuat para korbannya tidak mampu memberanikan diri bersuara karena takut akhirnya mendapat tudingan balik dari masyarakat maya.

Sebuah brand lip serum, Jiera, turut aktif dalam mengangkat isu pelecehan seksual. Melalui kampanye #Itsokay dengan menggandeng Human Initiative beserta para influencer yang kerap mendapatkan perundungan melalui media sosial.

Upaya yang dilakukan Jiera berawal dari komentar bernada sensual yang terus-menerus dilakukan para anonim kepada para influencer ataupun pengguna produk Jiera yang sedang melakukan review produk.

 

Mengajak KOL

It's Okay, Ajakan Bagi Perempuan untuk Perangi Pelecehan Seksual di Media Sosial
Sebuah brand lip serum lokal ajak perempuan untuk perangi pelecehan seksual di media sosial (Jiera)

“Sering kali Key Opinion Leader (KOL) yang mereview produk kami mengalami verbal harassment dari sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab, dari situlah muncul ide untuk memberikan edukasi bahwa hal tersebut tidaklah benar,” ujar Raafi selaku Chief Marketing Officer (CMO) Jiera.

Menurut Raafi, komentar tidak senonoh yang terus menerus dilontarkan bisa berdampak bagi rasa percaya diri orang yang menerimanya. Oleh karena itu, Jiera memutuskan merangkul orang-orang yang telah mengalami pelecehan seksual dengan menunjukkan bahwa mereka lebih dari apa yang mereka alami.

Sementara itu, Jiera mengeluarkan produk Jiera x Human Initiative 20 ML seharga Rp96.000 bisa didapatkan di marketplace yang nantinya 10% dari hasil keuntungan penjualan akan disalurkan kepada para penyintas kasus pelecehan seksual. Kampanye yang berlangsung secara tatap muka selama 29 November – 5 Desember 2021 di The Meet Market, PIK Avenue Mall ini akan terus berlanjut dalam jangka panjang.

 

Mewadahi para korban

“Rasanya nggak mungkin kampanye ini akan berakhir begitu saja sedangkan kami ingin terus memaksimalkan kampanye ini agar tetap terdengar sampai pada akhirnya timbul kesadaran (awareness) bagi para pelaku untuk berhenti berbuat demikian,” tambah Raafi.

@jieraofficial yang memiliki akun Instagram lebih dari 50 ribu pengikut turut aktif menyampaikan pesan bahwa pelecehan seksual dapat terjadi kepada siapa saja sehingga tidak perlu menyalahkan diri sendiri atas tindakan yang terjadi di luar kuasa para korban.

Strategi Jiera dalam menyuarakan aksi ini adalah dengan terus mewadahi edukasi bagi para korban untuk berani speak-up dan melaporkan tindak kekerasan seksual yang bisa menyebabkan kerugian di masa mendatang. Jiera sebagai pionir produk lip serum yang berfungsi untuk menutrisi, dan meremajakan kulit bibir sehingga dapat membantu bibir tampak lebih cerah menyampaikan pesan bahwa siapapun bisa percaya diri tanpa harus terbelenggu rasa takut menjadi diri sendiri.

“Dari sisi produk, Jiera memiliki unik selling yaitu produk perawatan bibir. Kami pernah melakukan kegiatan 30 days challenge bersama para KOL untuk merasakan impact baik terhadap bibirnya, dari situlah produk kami mulai dekat dengan para influencer sehingga ketika kami menyuarakan isu ini, secara spontan mereka membagikan kisah dengan narasinya masing-masing,” lanjut CMO Jiera yang mengatakan lebih lanjut bahwa kampanye ini diharapkan bisa relate dengan keadaan yang sedang dialami oleh korban kasus pelecehan seksual.

Simak video berikut ini

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela