Sukses

Beauty

4 Cara Mengatasi Jerawat pada Kulit Sensitif, Hindari Pakai Banyak Produk Skincare

Fimela.com, Jakarta Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling umum terjadi. Jerawat sendiri ini dipicu ketika pori-pori tersumbat oleh penumpukan sel kulit mati, minyak alami kulit atau sebum, dan kuman.

Mengatasi jerawat bukanlah hal yang mudah, apalagi jika memiliki kulit yang cenderung sensitif dan mudah iritasi. Beberapa produk perawatan kulit dengan kandungan tertentu kerap kali membuat kulit menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi.

Namun, Sahabat Fimela tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara mengatasi jerawat pada kulit sensitif yang dibagikan oleh para ahli. Apa saja? Yuk simak berikut ini selengkapnya.

 

1. Perkenalkan produk baru secara perlahan

Saat mencoba beberapa produk perawatan kulit berjerawat, jangan gunakan produk tersebut secara bersamaan. Gunakan secara perlahan untuk mengetahui reaksinya.

Dilansir verywellhealth, ahli kecantikan Angela Parmer menyarankan untuk menggunakan produk baru satu-persatu sebanyak tiga kali seminggu. Jika kulit kamu bisa mentolerirnya dengan baik, maka penggunaanya bisa kamu tingkatkan perlahan-lahan. Namun, jika saat menggunakan produk tersebut timbul reaksi baru, segera hentikan penggunaan produk tersebut.

2. Jangan gunakan terlalu banyak produk perawatan kulit berjerawat sekaligus

Sebagian orang menilai, menggunakan beberapa produk perawatan kulit berjerawat sekaligus dapat mempercepat penyembuhan. Faktanya, hal ini justru bisa memperparah kondisi jerawat lho, Sahabat Fimela.

Sebab, setiap obat jerawat, cream, maupun facial wash memiliki kandungan tertentu yang belum tentu aman jika digunakan secara bersamaan. Untuk itu, fokuslah pada satu pengobatan saja, baik itu produk OTC (over the counter) maupun resep dokter.

Dokter kulit bersertifikat dan konsultan Skincare.com yang berbasis di Boston, Dr. Michael Kamainer menyarankan untuk menggunakan produk dengan sedikit asam salisilat atau benzoil peroksida.

“Cari produk dengan sedikit asam salisilat atau benzoil peroksida untuk membuka pori-pori dengan lembut tanpa efek samping mengeringkan kulit,” ujarnya, dikutip skincare.com.

Lebih lanjut. Kamainer menyarankan untuk memilih produk perawatan kulit berjerawat dengan persentase kandungan asam salisilat berkisar dari 0,05 hingga 2% dalam produk yang dijual bebas. Sementara untuk kandungan benzoil peroksida, persentasenya berkisar antara 2,5 hingga 10%. A

Aturan praktis yang baik adalah mulai dengan konsentrasi terendah yang tersedia dan perlahan-lahan naik saat kulit kamumengembangkan lebih banyak toleransi. Jika terjadi iritasi, turunkan dosis atau konsentrasi dan biarkan kulitmu pulih. 

3. Jangan lupa pelembap

Menggunakan produk perawatan kulit berjerawat terhadap kerap kali membuat kulit menjadi kering yang bisa memperburuk sensitivitas kamu.

Sebagai gantinya, Kaminer menyarankan untuk menambahkan pelembap yang ringan dan diformulasikan dengan baik ke dalam rutinitas perawatan kulit kami. Dia juga menyarankan produk yang non-komedogenik dan bebas minyak untuk menghindari jerawat tambahan. 

4. Jauhi scrub yang keras

Kamu mungkin tergoda untuk menggosok kulit Anda untuk menghilangkan komedo dan jerawat. Tapi jangan lakukan itu.

Scrub yang keras dapat dengan mudah mengiritasi kulit sensitif kamu, yang dapat menyebabkan kemerahan dan rasa terbakar. Sebaliknya, rawat kulit kamu dengan lembut.

Kamu tidak perlu menggunakan eksfoliasi abrasif atau pembersih berpasir. Kamu juga tidak boleh menggosok kulit kamu dengan waslap atau bantalan pembersih kasar untuk menghilangkan jerawat. Perawatan yang lebih lembut lebih sesuai untuk jenis kulit sensitif kamu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading