5 Kebiasaan yang Menyebabkan Kulit Kering, Salah Satunya Kurang Tidur

Fimela Reporter04 Nov 2022, 18:45 WIB
Diperbarui 04 Nov 2022, 18:45 WIB
kulit kering

Fimela.com, Jakarta Ada banyak masalah kulit yang sering dialami banyak orang, salah satu yang paling umum adalah kulit kering. Saat mengalami kulit kering dan tidak ditangani dengan baik, lambat laun kulit akan mengelupas, pecah-pecah, dan membuat tampilan wajah kusam. Kulit wajah yang kering mungkin akan mengganggu penampilan. Makeup yang digunakan pun tidak akan maksimal karena cenderung pecah-pecah. Kulit kering disebabkan oleh banyak hal seperti genetik, cuaca, hingga gaya hidup.

Melansir dari Glamour, kulit menjadi kering bukan hanya karena kurang dihidrasi atau tidak menggunakan pelembap, namun terdapat faktor lain yang mungkin tidak disadari sering kamu lakukan. Apa saja penyebabnya? Simak penjelasan berikut ini.

1. Mandi Air Panas Terlalu Lama

Ilustrasi mandi
Ilustrasi mandi. (Photo by Karolina Grabowska: https://www.pexels.com/photo/close-up-photo-of-a-shower-head-4194866/)

Saat cuaca dingin atau setelah terguyur hujan, memang paling menggoda untuk mandi dengan air panas. Selain menenangkan, beberapa orang percaya mandi air panas lebih efisien melunturkan daki atau kotoran pada kulit. Air panas yang dikombinasikan dengan sabun memang akan melembutkan kulit, namun perlahan-lahan akan menyebabkan kulit mengelupas. Hal ini dikarenakan pelindung alami kulit yang terkikis air panas. Memaparkan kulit ke air panas untuk waktu yang lama akan lebih rentan kering, merah dan gatal. Solusi terbaik adalah dengan mandi air panas dalam waktu maksimal 10 menit.

2. Bahan Pelembap yang Terlalu Berat

Tips Skincare Rountine Untuk Perempuan Usia 30-an Sehingga Tetap Awet Muda
Ilustrasi mengaplikasikan pelembap ke kulit. (Sumber foto: Pexels.com)

Seperti namanya, pelembap berguna untuk melembapkan kulit. Produk kecantikan yang satu ini akan sangat membantu menghidrasi kulit yang kering. Namun bila kandungan pada pelembap terlalu berat atau kompleks malah menyebabkan kulit semakin kering. Dokter kulit dan kecantikan menyarankan untuk menggunakan pelembap secukupnya dan saat kulit kering, alihkan dengan menggunakan minyak untuk tubuh atau serum. Bila lebih nyaman menggunakan pelembap, gunakan yang teksturnya ringan seperti berbahan dasar air dan pakai setipis mungkin.

3. Tidak Minum Cukup Air

Gambar Ilustrasi Wanita Meminum Segelas Air
Ilustrasi minum/Sumber: Freepik

Untuk benar-benar terhidrasi dengan baik, rata-rata orang harus mengonsumsi sekitar dua hingga tiga liter air per hari. Air yang dimaksud pun bukan air berasa, namun air putih atau air mineral.

4. Pakaian atau Tempat Tidur Tidak Bersih

Tren Hijab: Hangatnya Baju Rajut untuk Indahkan Pesona Hijab
Ilustrasi bahan rajut. (via; istimewa)

Pakaian dan sarung pelapis kasur adalah benda yang banyak bergesekan langsung dengan kulit. Bila tidak dijaga kebersihannya, bukan hanya menyebabkan kuman dan bakteri menumpuk, namun juga menyebabkan kulit kering dan jerawat. Rutinlah mengganti sarung kasur untuk menjaga kebersihannya dan ganti pakaian setelah seharian beraktivitas.

5. Kurang Tidur atau Tidur Larut Malam

Ilustrasi Perempuan Tidur (sumber: unsplash)
Ilustrasi Perempuan Tidur (sumber: unsplash)

Kurang istirahat akan menyebabkan tubuh lelah dan juga berdampak pada keadaan kulit. Tubuh akan memproduksi kolagen saat tidur, karena itulah kualitas tidur penting untuk kesehatan kulit. Durasi tepat untuk tidur adalah delapan jam setiap malam. Hal ini memungkinkan tubuh untuk beristirahat dengan benar dan kulit dapat terhidrasi dengan baik.

Selain perawatan dari luar, gaya hidup dan kebiasaan juga perlu diperhatikan. Pastikan kulitmu terhidrasi dengan baik untuk menghindari efek samping dari kulit kering.

Penulis: Mufiidaanaiilaa Alifah S.

Lanjutkan Membaca ↓