Sukses

Entertainment

Pegang Senjata Api, Alasan Nabila Putri Diperiksa Polisi

Fimela.com, Jakarta Nabila Putri menjadi salah satu artis pemeran film DPO yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan terkait kepemilikan senjata api ilegal Gatot Brajamusti. Namun, ia yang direncanakan diperiksa ternyata tak memenuhi panggilan polisi.

"Untuk saudari Nabila sampai saat ini kami belum dapat informasi jadi kami akan melakukan panggilan kedua," kata Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi di kantornya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.

Gatot Brajamusti. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Menurut beberapa keterangan yang didapatkan oleh polisi, Nabila diperlukan dalam penyidikan karena terlibat dalam film yang dibesut oleh penasihat spiritual tersebut. Dalam film itu, Nabila berperan sebagai Julie, seorang polisi wanita alias Polwan.

"Karena menurut keterangan Torro yang banyak tahu tentang penggunaan senjata adalah yang berperan sebagai polisi," ujar Kompol Teuku Arsya Khadafi.

Dalam pengakuannya kepada media, Nabila juga sempat menyebutkan bahwa dalam film tersebut ia menjadi seorang polisi pemberantas kejahatan, memberantas narkoba, dan menggunakan senjata api asli jenis pistol.

Gatot Brajamusti. (Andy Masela/Bintang.com)

Nabila ketika itu juga tak menyangka jika senjata tersebut ilegal karena selama menjalani proses syuting ia tidak menanyakan secara rinci. Apalagi ia juga didampingi oleh orang yang mengawalnya secara prosedural.

Rencananya, selain Torro Margen dan Nabila Putri yang belum bisa memenuhi panggilan, penyidik juga bakal memanggil lagi beberapa artis yang masih disembunyikan namanya. "Nanti akan kami sampaikan lagi," tuturnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading