Sukses

Entertainment

5 Fakta Penganiayaan Saori Ishii

Fimela.com, Jakarta Belakangan ini nama Saori Ishii menjadi pusat perhatian netizen. Pasalnya mantan model kewarganegaraan Jepang tersebut menjadi korban penganiayaan kekasihnya sendiri.

Kuasa hukum dari Saori Ishii, Muhammad Zakir Rasyidin menjelaskan jika kliennya saat ini sudah pulang dari rumah sakit. Rasyid juga menjelaskan luka-luka yang dialami oleh mantan model di salah satu majalah remaja pada tahun 2006 itu.

"Hidungnya bengkok kemudian mata sebelah kiri masih lebam dan seperti ada gumpalan darah di mata sebelah kirinya. Selain itu ada juga bekas cekikan di leher sebelah kiri," jelas Rasyid saat dihubungi Bintang.com pada Selasa (25/10/2016). Berikut ini beberapa fakta tentang Saori Ishii.

Saori Iishi, korban penganiayaan kekasihnya. (Dok. Pribadi)

Jatuh Cinta Batik. Ternyata Saori sangat suka dengan batik. Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukumnya, Muhammad Zakir Rasyidin. "Saat ini dia ikut pendidikan khusus untuk Batik. Karena memang dia sangat suka dengan batik. Sehingga fokus saat ini dia ke batik," ujar Rasyid.

Keturunan Jepang dan Indonesia. Wajar jika Saori Ishii mempunyai wajah yang cantik. Pasalnya ia merupakan keturanan Jepang dan Indonesia. "Dia itu anak dari pernikahan campuran. Ayahnya orang Jepang sedangkan ibunya orangnya Surabaya," kata Rasyid.

Saori Ishii, korban penganiayaan oleh pasangan. (Dok. Pribadi)

Sudah 18 tahun tinggal di Indonesia. Wanita cantik ini ternyata sudah tinggal di Indonesia selama 18 tahun. "Dia sudah tinggal di Indonesia selama 18 tahun. Namun kewarganegaraan Jepang karena ikut ayahnya," jelas Rasyid.

Ingin jadi Warga Negara Indonesia. Karena cinta dengan Indonesia dan fasih berbahasa Indonesia, ia sangat ingin menjadi Warga Negara Indonesia. Namun keinginan Saori dihadapkan dengan suatu permasalahan.

Baru berpacaran selama 1 tahun dengan pelaku. Saori Ishii dan pelaku berinisial JFJ ternyata baru berpacaran selama 1 tahun. "Saori dan pelaku baru berpacaran 1 tahun. Pelaku merupakan Warga Negara Indonesia," ujar Rasyid.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading