Sukses

Entertainment

BTDLA 2 Berpotensi Timbul Kontroversi, Abimana Aryasatya Santai

Fimela.com, Jakarta Tagline Bulan Terbelah di Amerika 2 memang berpotensi menimbulkan kontroversi. Hal tersebut dikarenakan film ini sarat akan isu agama. Menanggapi hal tersebut, Abimana Aryasatya mengaku tak khawatir.

"Kan, ini pertanyaan, apakah? Bukan klaim. Kalau menurut saya sih nggak sensitif karena bukan klaim," ujar Abimana saat bertandang ke Bintang.com beberapa waktu lalu. Sikapnya tersebut pun tak lepas dari pelajaran yang sudah ia ambil dari kisah film yang bisa menimbulkan pro dan kontra di media sosial.

Sebagai pelakon, harus siap untuk melakukan berbagai karakter. Abimana Aryasatya merasakan perjuangan berat memerankan salah satu tokoh dalam Warkop DKI. (Galih W. Satria/Bintang.com)

Selain itu, baginya film ini tak memojokkan ras tertentu. Hal tersebut dikarenakan BTDLA 2 dibuat berdasarkan pertanyaan. Ya, tagline film ini memang berbunyi "Apakah Muslim yang menemukan Amerika?". Sebelumnya, film yang mengambil setting pada tragedi 9/11 ini mengusung tagline "Apakah dunia akanlebih baik tanpa Islam?".

Abimana sendiri berpendapat bahwa jika film tak ada pertanyaan, maka tidak akan ada jalan cerita. Jadi dasar dari film adalah sebuah pertanyaan. Pertanyaan tersebut pun biasanya ada di kepala banyak orang.

Pemeran dalam film Bulan Terbelah di Langit Amerika  mengaku bahwa dalam keluarganya tidak ada tradisi khusus saat menjalani puasa Ramadan. (Adrian Putra/Bintang.com)

Menurut Abimana Aryasatya, certa dalam film ini lebih lebar. Ada rahasia-rahasia baru yang dikuak oleh Hanum dalam film BTDLA 2. Namun, terkait isu Amerika yang ditemukan oleh seorang Muslim, bukan materi internasional.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading