Elements Of Life, Rangkuman Perasaan dan Emosi Ala Kanda Brothers

Rivan Yuristiawan25 Okt 2021, 02:24 WIB
Diperbarui 25 Okt 2021, 02:24 WIB
Kanda Brothers. (ist)

Fimela.com, Jakarta Pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal tahun 2020 menjadi pukulan telak untuk pelaku industri hiburan, termasuk para musisi. Jika mereka yang sudah mapan di industri musik saja ikut merasakan dampaknya, hal yang lebih parah tentu dialami oleh para musisi yang menggantungkan hidupnya dari panggung ke panggung.

Tak ingin meratapi nasib, Kanda Brothers, grup band yang beranggotakan empat kakak beradik yakni Ricky Yurama (Bass/Vocal), Gerry Febrianda (Gitar/Keyboard/Vocal), Aldy Agustriansyah (Lead Vocal/Gitar), dan Danna Prawira Saputra (Drums/Percussion/Vocal) mencoba menuangkan perasaan dan emosi mereka dalam sebuah karya positif berbentuk album. Elements of Life pun disiapkan sebagai gambaran jujur tentang perasaan mereka.

"Kita ngobrol tentang bikin album yang isinya bukan lagi menceritakan tentang sesuatu yang dikarang, tapi yang dirasa. Kita rasain perubahan, kita harus beradaptasi. Begitu pandemi menyerang, banyak perubahan yang nggak kita pengin tapi mau nggak mau kita harus jalanin dan adaptasi. Dari apa yang kita alamin selama dua tahun (pandemi) kita rangkum menjadi album," kata Aldy saat konferensi pers secara virtual, belum lama ini.

 

Terkonsep

Kanda Brothers. (ist)
Kanda Brothers. (ist)

Pemilihan lements of Life sebagai judul album mereka pun tak semata-mata muncul secara spontan. Lebih dari itu, Kanda Brothers sudah memikirkan konsep terkait album tersebut ke dalam lima tema besar sesuai dengan elemen hidup manusia seperti, air, api, udara, tanah, dan logam.

"Ada 5 element of life, dimana lima elemen itu mewakili perasaan kita satu per satu, semuanya kita utarain dalam konsep album. Kita start januari tahun ini mulai ngumpulin isunya apa. Kita bicara dari apa yang ada di hati kita dan isi liriknya tuh beragam," lanjut Aldy.

Dimulai dengan Hello

Kanda Brothers. (ist)
Kanda Brothers. (ist)

Mengawali konsep dari album Elements of Life, Kanda Brothers pun sudah secara resmi merilis lagu berjudul Hello sebagai jagoan yang mewakili tema udara dalam konsep Element of Life yang diusung. Hello menjadi lagu yang menggambarkan kerapuhan dan emosi personel yang selalu terbentur kesulitan, namun akhirnya menemukan jawaban untuk membalikkannya menjadi sebuah semangat untuk menjalani hidup.

"(Hello mewakili element udara) Udara itu ada disekitar kita tapi nggak bisa kita pegang. Kita memberikan esensi untuk melepaskan, feel free. Lagunya menceritakan apa yang Kanda Brothers rasain bertahun-tahun. Gue percaya pada dasarnya kita semua adalah makhluk yang rapuh dan tidak terlepas akan pertolongan semesta agar dapat keluar dari berbagai masalah yang ada. Pasti akan tiba waktunya buat kita kembali tersenyum dan punya kesempatan untuk memulai dengan lebih baik lagi," tutur Aldy.

"Kalau selama ini kita lebih banyak mengeluh dan menyalahkan sekitar, ternyata permasalahannya ada di diri kita sendiri. Kitanya aja yang masih belum sadar," timpal Gerry menambahkan.

Amunisi Berikutnya

Ini Band Polesan Once Mekel, Kanda Brothers
Awalnya Kanda Brothers hanya numpang rekaman di studio miliki Once Mekel.

Setelah Hello, Kanda Brothers juga rencananya akan segera merilis sekuel kedua dari konsep Element of Life. Setelah udara dalam lagu Hello, mereka akan menggambarkan elemen tanah lewat lagu berjudul Go yang bercerita tentang pengalaman mereka kehilangan seseorang yang pergi untuk selamanya.

"Desember itu elemen tanah. (Saat pandemi) Kita banyak kehilangan ya, di lagu ini spesifik kehilangan seseorang. Lagunya judulnya Go," jelas Aldy.

Rilis Tahun Depan

[Bintang] Kanda Brothers
Kanda Brothers (Foto: M. Altaf Jauhar/Bintang.com)

Setelah perkenalan lewat lagu Hello yang akan disusul dengan single kedua bertajuk Go, album Elements of Life rencananya akan dirilis secara penuh pada tahun 2022 mendatang. Lewat album yang dikonsep secara matang itu, Kanda Brothers berharap segala pesan yang ingin mereka sampaikan bisa diterima dengan baik oleh para pendengarnya.

"Berharapnya message-nya bisa diterima dan relate sama yang denger," pungkas Aldy.

 

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela