Tampil di Paris Fashion Week, Ariel Tatum Ingat Soal Mencintai Diri Sendiri

Musa Ade07 Okt 2022, 14:24 WIB
Diperbarui 07 Okt 2022, 14:24 WIB
Ariel Tatum

Fimela.com, Jakarta Belakangan ini, Ariel Tatum jadi pusat perhatian publik setelah penampilannya di Paris Fashion Week. Pemain film Sayap Sayap Patah ini jadi perwakilan perempuan Indonesia pertama yang melenggang pada acara Le Defile L'Oreal Paris di Paris Fashion Week Spring Summer 2023.

Melalui akun Instagram pribadinya, Ariel mengaku jika sepanjang berjalan di Paris Fashion Week, dirinya sangat emosional. “Sepanjang jalan di runway, rasanya luar biasa emosional karena tiba-tiba teringat kembali perjalananku dalam menerima, menghargai, dan juga mencintai diri sendiri beberapa tahun belakang ini," tulisnya.

Ariel menceritakan jika dalam seminar-seminar dirinya sering ditanya soal self love. Ia mengatakan jika sudah sampai di titik pencapaiannya bukan bearti ia bisa bersantai-santai melainkan ia harus tetap mengembangkan dirinya.

“Ketika sampai di titik penerapan, bukan berarti bisa santai-santai dan berhenti berjuang untuk lebih mawas diri. Setiap harinya harus ingat untuk refleksi, ke diri yang selalu berubah dan berkembang ini,” sambung Ariel Tatum.

Malas

Ariel Tatum
Ariel Tatum. Foto: Instagram Didiet Maulana.

Perempuan cantik kelahiran 8 November 1996 ini mengaku lelah melawan perasaan malas di dirinya. Akan tetapi, ia merasa hidupnya sangat bahagia saat kembali melihat ke belakang lantaran ia sudah bisa berkembang.

“Godaan untuk hidup dalam survival mode yang rasanya jauh lebih mudah dan praktis. Tapi di beberapa saat dalam hidup, bahagia luar biasa rasanya ketika melihat ke belakang, dan menyadari seberapa jauh aku sudah melangkah dan berkembang,” tuturnya.

Luka

Ariel Tatum
Ariel Tatum. Foto: Instagram Didiet Maulana.

Ariel menceritakan jika ketika berjalan di catwalk Paris Fashion Week, luka di paha kanannya sangat terlihat. Walaupun luka itu sempat membuatnya khawatir, akan tetapi hal itu mengingatkan dirinya sudah melangkah jauh.

“Seluruh sahabat online yang selalu menemani, dan juga membagi cerita perjuangan kalian sejak pertama kali aku memutuskan untuk turut mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan mental, di bulan Oktober tahun 2019. Inilah kami tiga tahun kemudian. Merayakan lagi, bulan kesehatan mental. Yang ini untuk kita. Ingatlah untuk selalu memilih kebahagiaan. Mengirimkanmu semua cinta dan cahaya,” tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓