Di Inggris, Model Super Kurus Mungkin Tidak Boleh Lagi Berjalan di Runway

Vera Erwaty Ismainy28 Sep 2015, 15:00 WIB
Diperbarui 28 Sep 2015, 15:00 WIB

Jakarta Melenggang dengan tubuh ramping dan wajah flawless adalah salah satu pekerjaan seorang model. Mereka memang dituntut harus bisa membawakan hasil karya para fashion designers dengan baik. Di tengah berlangsungnya London Fashion Week, isu panas kembali bergulir, yaitu soal tubuh para model yang dianggap terlalu kurus, Fimelova.

Isu panas ini mengemuka setelah seorang model Inggris bernama Rosalie Nelson memulai sebuah petisi. Alasannya membuat petisi ini adalah karena Rosalie dikatakan terlalu gemuk oleh sebuah agensi model. Agensi model tersebut memintanya untuk menurunkan berat badannya lebih banyak lagi. petisi bertajuk "Create a Law to Protect Models from Getting Dangerously Skinny" kini sudah ditandatangani oleh lebih dari 50.000 orang. Pemerintah Inggris dikabarkan sedang memperhatikan isu ini.

Seorang anggota parlemen Inggris kabarnya sudah mewacanakan adanya larangan untuk model yang bertubuh sangat kurus untuk berjalan di runway. Alasannya sih supaya para model yang berjalan di runway benar-benar memiliki tubuh yang sehat dan tidak memberikan image yang salah soal tubuh ideal. Well, kayaknya pembahasan ini tidak ada habisnya ya? 

Sejak Kate Moss muncul pertama kali dengan tubuh super kurusnya, hal ini terus menjadi kontroversi. Perdebatan soal ini juga makin panas setelah seorang model Swedia bernama Agnes Hedengard ditolak sebuah agensi model karena tubuhnya dianggap terlalu besar.

Dalam sepuluh tahun terakhir, isu ini sudah memunculkan beberapa kebijakan baru. Di Perancis, Italia dan Spanyol, para model harus memiliki Body Mass Index (BMI) minimal 18. Council of Fashion Designers of America (CFDA) juga meminta adanya sosialisasi kesehatan, termasuk pengenalan soal bahayanya eating disorder dan bagaimana memilih snack sehat untuk seorang model. CFDA juga menerapkan aturan yaitu usia minimal 16 tahun untuk seorang remaja perempuan untuk berjalan di runway.

Reaksi dari aturan-aturan ini bermacam-macam, mulai dari menolak, setuju atau malah tidak bereaksi sama sekali. Sejauh ini, belum ada kebijakan berdampak signifikan yang diambil. Soalnya kita masih bisa melihat para model super kurus berjalan di runway kan, Fimelova?

Dengan adanya perkembangan teknologi dan media sosial, kampanye soal bagaimana seorang model yang baik itu bisa saja dilakukan. Kami sih berpikir kalau kesehatan tetap harus diutamakan walau memiliki tubuh ramping adalah tuntutan tidak tertulis yang harus dipenuhi seorang model. Kalau peraturan yang mendukung soal ini belum ada, setidaknya kesadaran soal tubuh yang sehat bisa dikampanyekan secara luas.