Anti air dan noda, sarung denim ini diciptakan dengan teknologi super canggih

Anisha Saktian Putri29 Okt 2018, 06:00 WIB
sarung denim

Fimela.com, Jakarta Di Indonesia, sarung menjadi item fashion yang digunakan untuk acara keagamaan. Biasanya, satung dipakai masyarakat Indonesia ialah berbahan polyester. Bahan yang licin dan ringan ini, sayangnya kurang mampu menyerap keringat.

Melihat permasalahan tersebut, perusahaan di Semarang telah mengembangkan sarung yang terbuat dari denim. Carel Christanto dari Apac Inti Corpora, produsen sarung denim, menyampaikan denim tersebut merupakan kain yang terbuat dari katun yang sangat lembut dan diimpor langsung dari Amerika Serikat.

"Kita tahu orang Indonesia pergi ke mesjid pakai sarung, dan yang cocok dengan kebutuhan di Indonesia adalah inovasi sarung yang bukan dari kain biasa tapi dari denim. Sarung ini sudah sampai ke Mekah dibawa pembeli kita," kata Carel dalam press rilis yang diterima Fimela.com, beberapa waktu lalu.

Menggunakan Cotton USA

Lebih lanjut, Carel mengatakan menggunakan katun berteknologi milik Cotton USA yang disebut dropel. Teknologi dropel tersebut membuat kain memiliki sifat kinerja sintesis melalui material, teknologi proses tekstil dan kimia berkelanjutan.

"Katun ini adalah kain anti air dan noda yang menjaga kelembutan dan breathability, memungkinkan pengguna tetap merasa bersih dan nyaman," ujar Ivana Noor, Assistant Program Representative Indonesia Cotton Council International dalam acara yang sama.

Jika tertarik, sarung denim dengan pilihan warna biru dan abu-abu ini, dijual dengan harga Rp 120 ribu.

Lanjutkan Membaca ↓