6 Langkah Sederhana Mulai Belanja Barang Fashion Ramah Lingkungan

Annissa Wulan24 Jun 2019, 10:30 WIB
Ilustrasi fashion

Fimela.com, Jakarta Istilah "sustainability" atau ramah lingkungan mungkin sekarang menjadi lebih sering terdengar dalam industri fashion, dikaitkan dengan implikasi negatif dari fast fashion. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Google, industri fashion menyumbang 20% limbah air dan 10% emisi karbon secara global.

Jangan khawatir, kamu juga bisa ikut membantu dalam kampanye ramah lingkungan tersebut dengan beberapa langkah belanja barang fashion di bawah ini, seperti dilansir dari independent.co.uk, Senin (24/6/2019). Penasaran?

1. Mempertanyakan kebiasaan belanja diri sendiri

Selalu tanyakan kepada diri sendiri terlebih dahulu apakah kamu benar-benar membutuhkan pakaian baru sebelum belanja barang fashion. Saat mencobanya di ruang ganti, tanyakan pada diri sendiri, mengapa kamu harus membeli barang tersebut dan seberapa sering kamu akan menggunakannya.

2. Pilihlah barang bekas

Belanja barang bekas dapat dipastikan bahwa tidak ada serat baru yang dibuat dan kamu juga akan menghemat lebih banyak uang. Kamu masih bisa menemukan berbagai barang fashion yang unik atau cobalah bertukar pakaian dengan teman-temanmu.

 

 

Membawa tasmu sendiri ketika belanja barang fashion

Fashion blogger
Ilustrasi fashion blogger (Unsplash)

3. Selalu bawa tasmu sendiri

Ketika akan pergi belanja barang fashion, pastikan kamu membawa tasmu sendiri dan menolak kantong plastik yang diberikan di tempat belanja.

4. Prioritaskan belanja barang fashion yang dibuat dari serat ramah lingkungan

Hindari bahan non biodegradable, seperti nilon, poliester, dan bahan yang mengandung bahan kimia, seperti viscose. Cobalah mulai berinvestasi pada bahan, seperti linen dan kapas organik yang menggunakan lebih sedikit air dalam produksinya.

Atau kamu bisa memilih barang fashion dengan label "Tencel" yang merupakan serat tekstil ramah lingkungan, terbuat dari kayu yang berasal dari sumber bertanggung jawab. Kamu bisa memadukannya dengan berbagai serat lain, seperti kapas, poliester, akrilik, wol, dan sutra.

Memperhatikan metode pengiriman dan pengemasan

Ilustrasi fashion
Ilustrasi fashion. Sumber foto: unsplash.com/Brooke Cagle.

5. Perhatikan metode pengiriman dan pengemasannya

Para ahli menyarankanmu untuk selalu membeli secara langsung, bukan online. Jika kamu membeli barang fashion dari label yang ramah lingkungan, maka mereka akan menerapkannya juga pada aspek pengiriman dan pengemasan.

6. Membersihkan pakaian secara teratur

Secara rutin, coba keluarkan semua pakaian di dalam lemari dan letakkan di tempat tidur. Kamu akan melihat mana pakaian yang masih benar-benar terpakai dan mana yang jarang, atau bahkan tidak pernah kamu gunakan lagi.

Jika kamu menemukan banyak barang fashion yang sekiranya tidak terlalu sering dipakai, cobalah daur ulang, cara ini akan mengurangi limbah pakaian. Atau pergilah ke tukang jahit untuk memperbaharui pakaian lama.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓