Memperjuangkan Hak Reproduksi, Vogue Polandia Menentang Aturan Ketat Aborsi di Eropa

Vinsensia Dianawanti25 Nov 2020, 14:30 WIB
Diperbarui 25 Nov 2020, 14:30 WIB
Memperjuangkan Hak Reproduksi, Vogue Polandia Menentang Aturan Ketat Aborsi di Eropa

Fimela.com, Jakarta Di Polandia kini sedang ramai isu hak aborsi yang semakin diperketat oleh mahkamah konsitusi setempat. Menanggapi isu ini, Vogue Polandia membuat sikap pernyataan pro yang kuat dengan dibintangi model sekaligus aktivis Anja Rubik.

Anja Rubik membintangi sampul Vogue Polandia dengan membungkus dirinya menggunakan kain merah tua. Outfit yang dikenakan Anja Rubik meniru siluet petir merah. Ini telah menjadi identitas akan protes yang terjadi di Polandia setelah adanya larangan aborsi di negara tersebut.

Pada 22 Oktober, mahkamah konstitusi Polandia memutuskan bahwa menggugurkan janin dengan cacat bawaan melanggar konsitusi. Keputusan ini berarti aborsi hanya diperbolehkan dalam kasus-kasus yang berisiko terhadap nyawa atau kejahatan perempuan, yakni dalam kasus pemerkosaan atau inses.

Putusan inipun memicu aksi protes nasional dengan melibatkan lebih dari 100ribu orang. Mereka berkumpul di Warsawa pada awal bulan ini. Ini menyebabkan pemerintah setempat pun menundan penerbitan dan penerapan putusan pengadilan tinggi tersebut.

 

Sikap Vogue Polandia

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Vogue Polska (@vogue.polska)

Vogue Polandia pun mengambil sikap menentang putusan tersebut dengan majalah edisi terbarunya. Dalam edisi kali ini, Vogue dipenuhi kata-kata "The Power of Women".

"Apa pun yang menyangkut wanita Polandia menyangkut kami. Ini telah terjadi sejak edisi pertama Vogue Poland dan akan selalu benar. Itulah mengapa kami meminta supermodel dan - atau mungkin, akhir-akhir ini, pertama dan terpenting - aktivis @Anja_Rubik untuk membuat cerita sampul kami," kata Vogue Polandia dalam pernyataan di Instagramnya.

Anja Rubik memotret dirinya sendiri dengan simbol yang sangat disukai jutaan perempuan masa kini. Di instagram pribadinya pun Anja Rubik menyebut bahwa sampul dan potretnya dalam Vogue Polandia adalah sampil terbaik dan terpenting dalam kariernya.

Hak seorang perempuan untuk memilih adalah ujian lakmus untuk masyarakat yang sehat dan progresif. Hak reproduksi menjadi hak asasi manusia yang menjamin kebebasan untuk memutuskan tentang hidup, tubuh, kesehatan, dan takdir setiap orang.

Simak video berikut ini

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓