Melihat Warisan Abadi Maison Valentino dari Valentino Garavani Roman Stud, Si Ikonis yang Dimodernisasi

Annissa Wulan13 Apr 2021, 11:30 WIB
Diperbarui 13 Apr 2021, 11:30 WIB
Valentino Garavani Roman Stud

Fimela.com, Jakarta Melalui sebuah narasi bertajuk "Mastery Tales," Maison Valentino mempersembahkan keindahan, semangat kreatif, semangat, dan tradisi mereka yang menunjukkan keahlian seni dan teknik khas Italia yang luar biasa. Dalam serangkaian episode yang dihadirkan, kamu bisa menemukan keunggulan abadi dan budaya couture Maison Valentino melalui item mereka yang paling ikonis.

Narasi ini dipersembahkan khusus untuk tas pegangan Valentino Garavani Roman Stud yang pertama kali diperkenalkan di Valentino Collezione Milano, sebuah peragaan busana SS 21. Koleksi Valentino Garavani Roman Stud merupakan interpretasi utama dari sang Direktur Kreatif Pierpaolo Piccioli tentang keluarga Rockstud.

Evolusi yang ditunjukkan sangat berani dan canggih, sesuatu yang ikonis diperbesar dalam versi makro. Koleksi Valentino ini merupakan penghargaan untuk bugnato yang menjadi ciri khas Roman Palazzos, si pembuka jalan dan si percaya diri.

Valentino Garavani Roman Stud dibuat dari kulit nappa yang lembut, secara sempurna menyampaikan sikap punk yang romantis dalam tradisi kerajinan tangan khas Valentino. Koleksi ini juga jelas merawat detail dalam siluet yang mungil, diperkaya dengan macro quilting dan maxi stud.

 

Valentino Garavani Roman Stud
Valentino Garavani Roman Stud. Sumber foto: Document/Maison Valentino.

Valentino Garavani Roman Stud

Valentino Garavani Roman Stud
Valentino Garavani Roman Stud. Sumber foto: Document/Maison Valentino.

Setiap tas membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 5 jam dan lebih dari 1 meter bahan kulit untuk diproduksi. Setiap kulit memiliki keunikan masing-masing, yaitu ketika disetrika akan menjadi cerah dalam cara yang unik.

Detail, seperti tali kulit bisa dilepas dan rantai geser dengan finishing kuningan yang antik, yang merupakan karakter dari siluet tas dalam versi kecilnya. Tambahan terakhir adalah 28 kancing yang diaplikasikan dengan tangan satu per satu menghiasi tas dan tali kulit.

Kancing Valentino yang ikonis ditafsirkan ulang dan ditempatkan seolah-olah di bawah kaca pembesar. Maison Valentino ingin menjadi tempat di mana realitas dan impian, tinggi dan rendah, punk, borjuis, maupun couture dapat hidup berdampingan. Bagaimana menurutmu?

Valentino Garavani Roman Stud
Valentino Garavani Roman Stud. Sumber foto: Document/Maison Valentino.

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓