Sukses

Fashion

Jane Birkin Minta Namanya Dihapus Dari Tas Ikonik Hermès

Jakarta

Jane Birkin membuat sebuah statement yang cukup mengejutkan bagi industri fashion dan barang mewah. Fashion icon yang namanya sudah hampir 30 tahun dipakai untuk koleksi tas tangan legendaris Hermès meminta rumah mode itu mencabut namanya dari rangkaian koleksi tas tersebut.

Pada selasa (28/7) lalu, PETA, organisasi yang bergerak di perlindungan hewan, mengumumkan bahwa aktris kelahiran Inggris itu telah meminta Hermès untuk mengganti nama tas tangan dari kulit buaya ciri khas brand tersebut. Hal itu menyusul investigasi yang dilakukan PETA terhadap peternakan buaya yang disinyalir menjadi pemasok kulit untuk tas Hermès di Winnie, Texas, Amerika Serikat. Menurut penemuan PETA yang telah dipublikasikan, pemasok kulit buaya untuk Hermès itu tidak memperlakukan hewan tersebut dengan baik, salah satunya dengan menguliti hewan saat hewan itu masih sadar dan bisa merasakan sakit.

Oleh karena itu, Jane Birkin tidak ingin namanya ikut andil dalam kekejaman hewan tersebut. Dalam sebuah statement yang dilansir oleh nymag.com, Birkin mengatakan setelah diperingatkan soal kekejaman praktik dalam pembuatan tas tangan itu, ia telah meminta khusus agar Hermès mau mengganti nama tas tersebut dan tidak lagi menggunakan namanya.

“Saya telah meminta Hermès untuk mengganti nama Birkin Croco sampai ada praktek yang lebih baik dan sesuai dengan norma-norma internasional yang dapat dilakukan di peternakan itu,” ujar Jane Birkin seperti dilansir oleh nymag.com.

Untuk menanggapi sang aktris, Hermès pun telah mengeluarkan pernyataan terkait pemberitaan itu. Menurut rumah mode asal Paris tersebut mereka sangat menghormati permohonan Birkin, mereka juga mengaku sangat terkejut melihat video yang diterbitkan oleh PETA. Sebuah investigasi lanjutan pun akan dilakukan di perternakan yang ada di Texas itu. Namun, dalam pernyataannya pihak Hermès menegaskan bahwa peternakan yang disebutkan bukanlah penyuplai kulit buaya untuk tas Birkin.

Siapapun yang melakukan kekejaman terhadap hewan ini semoga bisa segera dihentikan ya, Fimelova.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading