Yuk Selamatkan Bumi dari Kerusakan dengan Material Kulit Vegan Ramah Lingkungan dari Daun Kaktus

Anisha Saktian Putri25 Jun 2021, 08:30 WIB
Diperbarui 25 Jun 2021, 08:30 WIB
Daun kaktus bisa diubah menjadi bahan kulit ramah lingkungan/dok. Unsplash George

Fimela.com, Jakarta Pencemaran lingkungan adalah masalah serius yang harus dihadapi setiap mahluk hidup yang ada di bumi. Oleh karenanya, sebagai manusia kita dapat melakukan sesuatu untuk mencegah kerusakan bumi akibat pencemaran. 

Menggunakan pakaian yang ramah lingkungan pun menjadi salah satu cara kita dapat menjaga bumi. Seperti yang dilakukan dua pria bernama Adrian dan Marte yang bekerja di industri otomotif, fashion dan furnitur mereka menyadari bahwa pencemaran lingkungan adalah masalah serius dan mendapat inspirasi untuk melakukan sesuatu.

Mereka berdua meninggalkan pekerjaan dan memutuskan untuk mendedikasikan waktunya untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa yang akan berpotensi mengubah dunia.  Butuh waktu sekitar dua tahun penuh hingga mereka akhirnya selesai membuat bahan kulit ramah lingkungan yang terbuat dari kulit kaktus yang telah dipasarkan pada Juli 2019.

Mengapa kaktus? Melansir Boredpanda, jawabannya sederhana—tanaman ini tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh, sangat ulet dan kuat, serta dapat menangani suhu rendah tanpa mati. Selain itu, mereka tinggal di México yang mudah menemukan kaktus di sana.

Bahan kulit vegan yang dibuat mereka berdua ini disebut "Desserto" dan ini adalah bahan organik ramah lingkungan pertama di dunia yang terbuat dari kaktus Nopal.

Adrian dan Marte menanam kaktus mereka di sebuah peternakan yang terletak di negara bagian Zacatecas.

Adrian dan Marte membuat kain kulit ramah lingkungan/dok. Image credits: desserto.com
Adrian dan Marte membuat kain kulit ramah lingkungan/dok. Image credits: desserto.com

Cara membuat bahan kulit dari kaktus

Daun kaktus menjadi tas kulit yang indah/dok. Image credits: desserto.pelle
Daun kaktus menjadi tas kulit yang indah/dok. Image credits: desserto.pelle

Bahan ini dianggap sangat berkelanjutan dan tanpa bahan kimia beracun.  Selain itu, perusahaan menawarkan berbagai macam warna, ketebalan, dan tekstur.

Proses pembuatannya cukup menarik, pertama-tama, mereka menemukan dan memotong daun kaktus yang matang, membersihkannya, menumbuknya, kemudian mengeringkannya di bawah sinar matahari selama tiga hari.

Setelah itu melanjutkan untuk memprosesnya sehingga bahan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari kulit vegan yang dipatenkan.

Salah satu hal terbaik tentang bahan vegan ini adalah terlihat dan terasa persis seperti kulit asli.  Ini elastis dan sangat dapat disesuaikan. Kulit vegan ini diaplikasikan pada beragam item fashion seperti tas dan dompet. Dengan berbagai warna seperti merah, hijau, dan hitam.

Daun kaktus menjadi kulit yang indah/dok. Image credits: desserto.pelle
Daun kaktus menjadi kulit yang indah/dok. Image credits: desserto.pelle

#elevate women

Lanjutkan Membaca ↓
PLAYLIST VIDEO 29 JULI 2021