7 Cara Membedakan Kain Sutra Asli dan Palsu

Novi Nadya18 Jan 2022, 11:30 WIB
Diperbarui 18 Jan 2022, 11:30 WIB
ilustrasi kain sutra/pexels

Fimela.com, Jakarta Sejak ditemukan pertama kali pada 3000 SM, sutra menjadi tekstil paling dicari di dunia. Sebab kualitasnya sangat kuat dan serbaguna dengan berbagai manfaat dan kegunaan.

Sutra berkualitas biasanya diburu kelas atas yang bisa bertahan seumur hidup. Dengan semua kelebihannya, tak heran banyak orang menciptakan sutra palsu atau imitasi yang sayangnya masih banyak dianggap sutra asli. 

Terutama sejak tren belanja online, para pembeli kebanyakan tidak mengetahui perbedaannya. Terutama jika merek tersebut terus meningkatkan branding agar tampak meyakinkan menjual produk sutra asli.

Lalu bagaimana membedakan kain sutra asli dan sutra palsu? Berikut beberapa tip dan trik yang bisa membantu kita untuk mengetahui perbedaannya;

Harga

Umumnya, sutra asli memiliki harga setidaknya 10 kali lebih mahal daripada serat sintetis. Namun penting untuk diwaspadai, karena harga sutra palsu kadang dapat dinaikkah untuk terlihat asli. 

biddlesawyersliks.com merekomendasikan untuk melakukan riset background tentang perusahaan serta membandingkan harga yang tampaknya tinggi dengan produk asli.

 

Satin atau sutra?

Hati-hati terhadap apa pun yang terdaftar sebagai satin atau satin sutra. Untuk mata yang tidak terlatih, seringkali dapat disalahartikan bahwa satin adalah sejenis sutra, padahal bukan. 

Tentu, ada kualitas sutra satin seperti satin yang didukung krep, georgette berwajah satin, dan sebagainya. Tetapi ini karena satin adalah jenis tenun. 

Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan teknin menenun, dan sebenarnya tidak berhubungan dengan bahan sama sekali.

 

Penampilan

Perbedaan ancara cara sutra asli terlihat dibanding tiruan adalah harga mati. Kilauan sutra tidak bisa ditiru dan sama sekali berbeda dari kain lainnya.

Sutra sangat dihargai karena sifatnya yang berkilauan, struktur serat sutra seperti prisma segitiga yang tak hanya membantunya bersinar tetapi juga memantulkan cahaya dengan cara yang berbeda. Hal ini memungkinan untuk mendapatkan kemilau warna-warni, karena membiaskan cahaya dari sudut yang berbeda untuk menghasilkan banyak warna.

 

Ditenun

Cobalah memeriksa kualitas tenunnya, sutra asli seringnya dibuat dengan tangan, karena itu rentan terhadap ketidaksempurnaan kecil dalam proses penenunan. Sutra palsu umumnya dibuat secara massal oleh mesin dan hampir selalu sempurna. Namun kini banyak juga sutra asli yang juga dapat diproduksi oleh mesin.

Sentuhan tangan

Cukup sentuh sutra dan rasakan kelembutannya. Sutra asli benar-benar halus saat disentuh dengan perasaan lembut dan hampir seperti lilin.

Selain itu, saat sedikit meremasnya di tangan, kita akan mendengar suara berderak, yang memberi tahu bahwa itulah sutra asli.

 

Printed Silk

Gosokkan sutra di antara jari sebentar saja. Sutra asli memiliki suhu memanas dan menjadi hangat saat disentuh, jika tidak berubah, itu palsu.

 

Tes dengan cincin

Ambil cincin yang kita miliki dan letakkan di atas kain. Tarik perlahan sutra melalui bagian tengah dan lihat bagaimana kinerjanya.

Sutra asli harus meluncur mulus melalui cincin tanpa masalah. Sedangkan serat sintetis biasanya akan tersangkut di cincin atau bergerombol.

 

Tes bakar

Ini bukan metode yang direkomendasikan kecuali kita benar-benar ingin menghancurkan sutranya, tetapi keakuratan tidak bisa disanksikan. Mempercayai indra penciuman akan mendeteksi antara bau sutra asli yang terbakar, dan kain buatan yang terbakar. 

Saat sutra asli dibakar, baunya seperti rambut terbakar dan menghasilkan abu yang rapuh.

#ElevateWomen 

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela